Kepergok Curi Tas, Maling Babak Belur Dihajar Warga

Blitar, koranmemo.com – Ganta Setyono (33) warga Jalan kapten Piere Tendean Desa Turen Kecamatan Turen Kabupaten Malang, babak belur dihajar warga, setelah kepergok mencuri tas milik Nurhadi (29) warga Jalan Dorowati timur Rt 4/Rw 8 Kelurahan Mulyoarjo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, di tepi jalan sisi utara depan kedai kopi lingkungan Ngambak Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Dalam aksinya yang dilakukan Rabu (19/06) pukul 19.00 WIB itu pelaku tidak sendiri melainkan dengan temannya yang berhasil kabur yakni MD (28) warga Desa Gedog kecamatan Turen Kabupaten Malang.

” Pelaku kepergok saat beraksi mencuri tas berisikan uang milik korban, karena tertangkap basah akhirnya pelaku dihajar warga dan berhasil kami amankan untuk proses penyidikan, ” ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin SH, Kamis (20/06).
Disampaikan jika kejadian tersebut bermula sekira pukul 18.45 WIB, korban saat itu baru mangambil uang hasil penjualan produk kesehatan di apotik yang ada di kota blitar dengan mengendarai mobil box no pol N 9055 GC ,kemudian berhenti dan memarkir mobil di tepi jalan depan SMK PGRI wlingi utara jalan dengan menghadap ke timur.

Selanjutnya ditinggal untuk makan malam di lesehan depan pertokoan utara jalan dan setelah selesai makan, korban saat akan menuju mobilnya yang diparkir kurang lebih berjarak 5 meter melihat ada dua orang yang satu di atas motor suzuki satria FU warna merah hitam sedangkan yang satunya lagi membuka pintu pengemudi, dan mengetahui itu korban teriak maling-maling.

“Korban langsung berlari dan menarik jaket parasit yang dipakai pelaku sampai terjatuh dari sepeda motor dan pelaku sempat membuang tas punggung milik korban di jalan dan pelaku yang naik mengemudikan motor melarikan motornya ke arah timur, ” jelasnya.

Sedangkan pelaku bernama Ganta berhasil diamankan korban yang selanjutnya dibantu warga sekitar di TKP yang melihat kejadian itu dan selanjutnya diamankan petugas polsek yang sedang patroli.

” Tentunya pelaku kami amankan karena sempat dihakimi warga, pelaku akan kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, ” imbuhnya.

Sementara itu pohak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pengejaran terhadap pelaku yang kabur.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date