Kepala Puskesmas Sawahan Dipolisikan, Ada Apa?

Nganjuk, koranmemo.com – Kepala Puskesmas Sawahan Kabupaten Nganjuk, dr. Suparno (50), kepala perawat Bambang (50), serta dua orang perawat jaga, dilaporkan ke SPKT Polres Nganjuk oleh Parlan (49) petani asal Desa Bareng Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk.

Pasalnya, mereka (tenaga kesehatan) yang melakukan pekerjaan pada fasilitas kesehatan di Puskesmas Sawahan diduga dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama terhadap pasien yang dalam kondisi gawat darurat, hingga akhirnya meninggal dunia di RSUD Nganjuk.

Berdasarkan laporan bernomor LP/B/13/II/2019/Jatim/Polres Nganjuk, kejadian berawal pada Sabtu (19/1/2019) sekitar pukul 18.30 lalu. Saat itu, Warni (ibu pelapor) mengalami sakit paru-paru dan langsung dibawa ke Puskesmas Sawahan dalam kondisi kritis. Sesampainya di puskesmas, pasien ditemui oleh dua orang perawat jaga (laki-laki dan perempuan).

Akan tetapi, kedua perawat tersebut mengatakan jika kamar puskesmas sudah penuh dan disarankan agar pasien dibawa ke RSUD Nganjuk. “Saat itu, salah satu teman pelapor masuk ke dalam untuk mengecek dan mendapati dua kamar kosong,” ujar AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Minggu (24/2/2019).

Selain itu, lanjutnya, teman pelapor juga mendapati dua mobil ambulan terparkir di ruang parkir Puskesmas Sawahan. Kemudian, pelapor minta tolong agar ibunya diantar ke RSUD Nganjuk dengan menggunakan ambulan puskesmas. Namun oleh kedua perawat ditolak, dengan alasan takut sama pimpinan.

“Akhirnya pasien dibawa pulang oleh pelapor dan menghubungi kepala desa menyampaikan keadaan yang dialaminya. Selanjutnya atas bantuan kepala desa, pasien dibawa ke RSUD Nganjuk dengan mobil siaga desa,” bebernya.

Setelah sampai di RSUD Nganjuk, pasien menjalani rawat inap. Namun pada Senin (21/1/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, ibu pelapor meninggal dunia. Merasa tidak dilayani dengan baik oleh Puskesmas Sawahan, kejadian ini dilaporkan ke Polres Nganjuk, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 12.30 WIB. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkas Sudarman.

Reporter : Muji Hartono

Editor : Achmad saichu

Follow Untuk Berita Up to Date