Kepala Bocor, Dikeroyok 4 Orang

Nganjuk, koranmemo.com – Wahyu Tri Prastyo (17) pelajar asal Desa Sukorejo Kecamatan Loceret Kabakupaten Nganjuk, harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk.

Kepalanya bocor bersimbah darah lantaran dikeroyok 4 pemuda yang tak lain tetangganya sendiri saat hendak melihat balap liar di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Dusun Bedingin desa setempat, Minggu (24/3) sekitar pukul 02.30 WIB.

“Pelakunya empat orang. Yang dapat diringkus tiga orang, yakni Gun (22),  Mus (23) dan Jir (23). Satu orang melarikan diri berinisial To (25). Semua pelaku tetangga korban,” kata Kapolsek Loceret AKP Supriyadi melalui Kanit Reskrim Ipda Suparyanto.

Selain menangkap pelaku, diamankan juga barang bukti berupa sebuah kaos warna putih ada bercak darah, sebuah batu pecahan cor semen dan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam merah nopol AG 2684 FW. “Ketiganya masih menjalani penyidikan, dan kami masih memburu pelaku yang kabur,” ujarnya.

Suparyanto mengungkapkan, kejadian berawal saat korban sedang duduk di depan TMP bersama teman-temannya. Tiba-tiba datang 4 orang naik 2 sepeda motor dari arah selatan berhenti dan langsung melakukan pengeroyokan.

“Empat orang mengeroyok korban dan melakukan pemukulan secara bersama-sama dengan tangan kosong serta memukul kepala korban dengan pecahan cor semen,” bebernya.

Tak pelak, kepala korban bocor hingga korban bersimbah darah. Kemudian korban melarikan diri dan melapor ke Polsek Loceret. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan visum dan perawatan.

Unit Reskrim Polsek Loceret yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Setelah berhasil melakukan identifikasi, petugas langsung melakukan penggerebekan.

“Pelaku kita ciduk di rumahnya masing-masing. Sayangnya satu pelaku berhasil melarikan diri. Untuk motifnya, pelaku emosi karena ada anak bleyer-bleyer dan dikiranya itu korban. Jadi ini korban salah sasaran,” pungkas Suparyanto.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date