Kencan dengan WIL, Tewas di Hotel

Tulungagung, koranmemo.com – Dasri Wiyono (56) warga Desa Karangrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ditemukan tewas di dalam kamar no 11 (kamar mandi) Hotel Nasional oleh teman wanitanya Sumarti Muji Hartati (48) warga Desa/Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri pada Selasa (13/3) sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat ditemukan korban dalam posisi terlentang dengan kepala berada di dekat pintu dengan pakaian lengkap. Diduga korban meninggal dunia karena serangan jantung mendadak akibat mengkonsumsi obat kuat jenis king power.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Kedungwaru AKP Purwanto mengatakan, kejadian bermula saat korban beserta Sumarti Muji Hartati tiba ke hotel Nasional sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian keduanya memesan kamar untuk kencan.“Oleh petugas resepsionis, mereka diberi kamar nomor 11,” katanya.

Setelah mendapatkan kamar lanjut Purwanto, keduanya langsung memasuki kamar tersebut. Menurut keterangan Sumarti Muji Hartati, di dalam kamar keduanya ngobrol sambil memakan sarapan yang dibelinya di pasar Banyakan.

Selain itu, Sumarti Muji Hartati juga mengetahui jika korban membawa buah durian dan satu sachet obat kuat.

“Jadi sarapannya yang membeli Sumarti Muji Hartati, sedangkan buah durian dan satu sachet obat kuat dibawa oleh korban,” jelasnya.

Masih menurut Purwanto, setelah sarapan keduanya juga sempat memakan buah durian tersebut. Kemudian sekitar pukul 10.50 WIB, korban menerima telepon masuk melalui ponselnya yang setelahnya lalu masuk ke kamar mandi. “Saat itu Sumarti Muji Hartati tidak ada kecurigaan sama sekali,” katanya.

Beberapa saat kemudian, Sumarti Muji Hartati mendengar suara benturan cukup keras dari dalam kamar mandi. Karena curiga Sumarti Muji Hartati memeriksanya, ternyata korban sudah dalam keadaan terkapar dan terlentang dengan telinga mengeluarkan darah.

“Kaget atas kejadian tersebut Sumarti Muji Hartati lantas memanggil petugas hotel dan melanjutkannya ke Polsek,” terangnya.

Setibanya petugas, korban langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak. Sedangkan petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp). Hasilnya petugas menemukan satu bungkus bekas sachet pil yang diduga obat kuat dan kulit buah durian. “Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan menunggu hasil visum dari pihak RS,” ujarnya.

Purwanto menambahkan, perwakilan keluarga korban dan kepala desa juga sudah menemuinya. Menurutnya, mereka menolak korban dilakukan visum dalam dan menerima jika kejadian yang menimpa korban adalah musibah.

“Tinggal menunggu administrasi dari pihak RS, setelah itu jenazah bisa dibawa pulang,” pungkasnya.

Reporter: Yopy Sandra Wijaya

Editor: Achmad  Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date