Kenalkan Sejarah Sidoarjo Lewat Buku

Sidoarjo, koranmemo.com – Gerakan membaca buku dilakukan 15.000 siswa dan Bunda PAUD di Sidoarjo. Ribuan peserta tersebut diajak mengenal Sidoarjo lewat membaca buku cerita sejarah tentang Candi Pari dan Candi Sumur yang ada di Sidoarjo.

Kegiatan bersakala Nasional tersebut digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo. Selain itu, Pameran Buku Nasional dalam rangka Gelar Membaca Tahun 2018 juga dilaksanakan di lapangan Tennis Indoor GOR Delta Sidoarjo, Sabtu (21/7).

Turut  hadir dalam kegiatan Gelar Baca Tahun 2018, Kepala Perpustakaan Nasional M. Syarif Bando, Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jawa Timur, Arzeti Bilbina, dan Kepala Perpustakaan Provinsi Jawa Timur.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, sebagai tuan rumah dalam sambutannya mengatakan, dia
merasa bangga dengan kegiatan berskala nasional ini, mengingat negara yang maju adalah negara yang memprioritaskan pendidikan.

“Semoga acara pagelaran seperti ini terus dikembangkan. Terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah terlibat. Inovasi dan kreatifitas seperti ini saya yakin mampu meningkatkan indeks baca masyarakat Sidoarjo,” ucap Cak Nur, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo, Endang Soesianti menyatakan, bahwa kegiatan pameran buku nasional ini melibatkan seluruh unsur masyarakat dari perpustakaan Kabupaten / Kota se- Jawa Timur, Perpustakaan Desa / Kelurahan, perpustakaan SD, SMP, SMA/ SMK, Perpustakaan Perguruan Tinggi, perpustakaan Penggiat  atau Komunitas dan para penerbit buku yang ada di seluruh Indonesia, para bunda PAUD dan siswanya dan siswa SD, SMP, dan SMA serta Mahasiswa.

Dalam acara Produk pameran buku ini akan ada diskon besar – besaran. Ada 50 penerbit yang ada di Indonesia mengikuti pameran buku ini selama tujuh hari (21-27 Juli 2018).

Dia mengatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan indeks baca masyarakat Sidoarjo. Dimana saat ini, indeks baca masyarakat sidoarjo mencapai 69. Jika dibandingkan Jawa Timur, terpaut 1 angka saja.

“Jika dibanding, sedikit lebih besar Provinsi Jawa Timur, yakni 70,” imbuh Endang

Selain itu, tambah Endang, untuk meningkatkan fungsi – fungsi perpustakaan desa, kami menginginkan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Arsip Nasional, M. Syarif Bando, memberikan apresiasi yang tinggi atas perkembangan dan inovasi yang membanggakan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kurun tahun 2018 ada tiga agenda perpustakaan nasional yang dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo, dari tiga kegiatan tersebut juga yang dihadiri oleh anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina yang sangat memperjuangkan pendidikan di Indonesia ini.

Kegiatan ini merupakan mandat dari Undang – Undang Dasar 1945, dimana mustahil kita akan sejahtera tanpa dimulai dengan cerdas, rasanya kita juga tidak bisa ikut perdamaian dunia kalau kita tidak memiliki pengetahuan yang setara dengan bangsa – bangsa lain.

Oleh karena itu, penting bagi kita hari ini untuk mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemkab sidoarjo, melalui dinas Perpustakaan dan Arsip untuk membangun semangat membaca dimulai dari anak- anak.

Dan yang menjadi tugas perpustakaan saat ini yakni, ratio antara jumlah buku dari para penerbit dengan jumlah penduduk masih sangat jauh. Di daerah perkotaan 1 buku ditunggu rata – rata 10.000 orang, di daerah pedalaman 1buku rata – rata di tunggu 15.000 orang.

Artinya kita tidak bisa menerima klausul budaya bangsa Indonesia rendah, karena sampai detik ini belum ada negara yang bisa menyamai bangsa Indonesia tentang kepemilikan aksara. Dimana Indonesia memiliki 50.000 aksara.

Hal ini mencerminkan bahwa kita lahir dari leluhur yang minat bacanya kuat, budaya ini tidak boleh luntur, kita harus bangkit dan menumbuhkan kembali budaya nenek moyang kita, “ jelas Syarif.

Di akhir acara, dilaksanakan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Kepala Perpustakaan Nasional, Kepala Perpustakaan Provinsi Jawa Timur, Kepala Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date