Kenal Seminggu, Siswi SMP Disetubuhi Pengamen

Kediri, koranmemo.com – AU (17) remaja putus sekolah warga Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri diamankan Satreskrim Polresta Kediri karena menyetubuhi RS (15) siswi  SMP di Kediri. Korban terlena bujuk rayu pelaku meski baru kenal seminggu lewat media social (medsos).

Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara mengatakan, AU diamankan petugas di rumahnya pada Kamis (4/1) pukul 13.45 WIB. Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kediri. “Kami masih mendalami kasus ini. Pengakuannya kenal lewat media sosial sekitar seminggu yang lalu,” ujarnya, Jumat (5/1).

Peristiwa itu bermula ketika keduanya berkomunikasi melalui medsos. Semakin sering berkomunikasi, keduanya memutuskan untuk bertemu di rumah AU. Berdasarkan pengakuan remaja yang diketahui sering mengamen di perempatan itu, di rumah AU terjadi hubungan badan layaknya suami isteri.

Selain melakukan hubungan terlarang di rumah, mereka mengaku pernah melakukan hubungan layaknya suami isteri itu diarea persawahan sekitar rumah AU. “Menurut pengakuannya, mereka pernah melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali,” imbuhnya.

Penangkapan remaja berpawakan tinggi itu bermula ketika Paini (44) orang tua RS hendak memeriksa buah hatinya di kamarnya, 31 Desember 2017 sekitar pukul 24.00 WIB. Namun ketika mendatangi kamar putrinya, dia dikejutkan karena RS tidak berada di kamar.

Kemudian dia mengadukan apa yang dilihatnya kepada kakak RS. Usai mencari di lingkungan tempat tinggalnya, dia mendapatkan informasi jika RS berada di rumah AU. Tak terima atas kejadian itu, orang tua RS melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Kediri. “Pada 3 Januari 2018, pelajar SMP itu ditemukan berada di rumah AU. Keesokannya kami amankan AU di rumahnya,” jelas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memantau perkembangan buah hatinya. Pasalnya bukan pertama kalinya peristiwa seperti ini terjadi di wilayah hukum Polresta Kediri. Apalagi kecenderungan penggunaan media sosial tidak pada peruntukkannya, menjadi celah terjadinya tindak kriminalitas.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.