Kena OTT KPK, Pelantikan Bupati  Tulungagung Terpilih Belum Jelas  

Tulungagung, koranmemo.com – Pelantikan pemenang pemilihan kepala daerah Kabupaten Tulungagung, pasangan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo yang dikenal dengan Sahto belum jelas. Meksi pemerintah provinsi Jawa Timur sudah mengagendakan pelantikan bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota serentak tanggal 24 September mendatang.

“Untuk pelantikan Tulungagung masih belum jelas,”tegas Kabag Humas dan Protokoler Setda Tulungagung, Sudarmaji ketika dikonfirmasi koranmemo.com, Selasa (18/9).

Dijelaskan pemerintah kabupaten dan kota yang menggelar pilkada serentak tahun 2018 (18 daerah) sudah mengikuti rapat koordinasi di Pemprov. Namun untuk Tulungagung masih dalam tahap komunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena status Syahri Mulyo menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur jalan dan ditahan KPK.“ Masih dalam koordinasi. Paling minggu ini sudah ada kabar terbaru,”katanya.

Sudarmaji menjabarkan bupati dan wakil bupati terpilih itu memang harus dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Dalam rapat dengan provinsi ada wacana pelantikan khusus bupati dan wakil bupati Tulungagung di Kemendagri. Tapi semua wacana itu bisa berubah. Perubahan itu tergantung hasil koordinasi antara Kemendagri dan KPK.

“Memang banyak wacana. Misalnya wabup bapak Maryoto Birowo dilantik di Jatim. Sedangkan bapak Syahri Mulyo di Jakarta,”jlentreh Sudarmaji.

Pejabat yang hobi sepak bola ini menegaskan terlepas pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Sahto belum jelas, Pemkab sudah menyiapkan seluruh kebutuhan pelantikan, termasuk seragam dan akomodasi jika dilantik di Jakarta.

Ketidakjelasan rencana pelantikan tersebut juga tidak lepas dari posisi Maryoto Birowo. Informasi yang digali koranmemo.com di lapangan menyebutkan, Maryoto Birowo sudah dipanggil KPK beberapa kali sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang melibatkan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sutrisno, Bupati Syahri Mulyo, pengusaha asal Blitar Embun. Terbaru pejabat yang tinggal di Kecamatan Karangrejo pada Selasa (18/9) bertolak ke Jakarta untuk kepentingan pemeriksaan.

Seperti diketahui, 18 Kabupaten dan Kota di Jatim yang menggelar pilkada adalah Kabupaten Lumajang, Bondowoso, Probolinggo, Pasuruan, Nganjuk, Madiun, Magetan, Tulungagung, Bojonegoro, Sampang, Bangkalan, Pemekasan Kota  Probolinggo, Malang, Kediri dan  Mojokerto.

Reporter: Yoppy Sandra Wijaya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date