Kembali Datangi Pemkab Nganjuk, KPK Telusuri Aset Mantan Bupati Taufiq?

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Setelah memeriksa beberapa Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkab Nganjuk mulai Selasa (5/12) di Madiun, kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi kantor Pemkab Nganjuk untuk kesekian kali. Tiba sekitar pukul 14.20 WIB, komisi anti rasuah langsung memasuki ruang rapat Sekda Nganjuk.

Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto, saat dikonfirmasi mengaku kurang begitu mengetahui perihal tujuan kedatangan maupun materi pemeriksaan tim KPK. “Iya benar (ada KPK), tapi belum tahu pemeriksaan tentang apa. Ini masih proses (pemeriksaan),” ujarnya Rabu (6/12) di depan ruang rapat Sekda Nganjuk.

Mengenai ASN Pemkab Nganjuk yang menghadiri pemeriksaan KPK di Madiun Kabag Humas menambahkan, izin kedinasan untuk tidak masuk guna memenuhi panggilan KPK pasti ada. Namun, dia menyebut, ASN yang hadir di Madiun menggunakan fasilitas masing-masing di luar pemerintahan.

“Izin kedinasan untuk tidak masuk pasti ada. Tapi ASN yang hadiri di Madiun menggunakan biaya sendiri tanpa memakai fasilitas kedinasan

Sementara itu, Plt Sekda Nganjuk, Agus Subagjo, saat dikonfirmasi mengenai tujuan kedatangan KPK mengaku hanya sebatas memfasilitasi tempat saja. Dia menyebut ada dua penyidik yang melakukan pemeriksaan di kantornya.

“Hanya ada dua orang (penyidik KPK). Materi pemeriksaan apa saya tidak tahu, silahkan nanti temen-temen media melakukan konfirmasi sendiri. Kami hanya diminta memfasilitasi tempat saja,” tuturnya.

Ketika sejumlah media mendesak kepada Plt Sekda Nganjuk untuk memberikan keterangan lebih spesifik perihal pemeriksaan KPK, terutama terkait pemanggilan sejumlah ASN Pemkab Nganjuk ke Madiun, dia enggan untuk berkomentar lebih jauh. Dia hanya berkata jika materi pemeriksaan sudah lain.

“Wis sudah itu saja ya, saya gak bisa berkomentar lebih jauh, soalnya materi sudah lain, nanti pastinya ada pengembangan-pengembangan. Kita sementara diminta memfasilitasi,” tukasnya sembari berusaha menghindar dari kerumunan media.

Sebelum pergi meninggalkan para pewarta, Plt Sekda ini menyebut pihaknya menyediakan ruang rapatnya untuk melakukan proses pemeriksaan oleh KPK. “Pakai ruang rapat Sekda karena orangnya sedikit. Kalau banyak pakai ruang pringgitan,” pungkas Agus.

Sekitar pukul 16.25 WIB, penyidik KPK meninggalkan kantor Pemkab Nganjuk dengan mengendarai satu mobil Toyota Innova berplat depan AE. Sementara, Wawan, Kades terpilih Desa Suru Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, didampingi Sumigan, Plt Sekdesnya terlihat buru-buru meninggalkan kantor Pemkab Nganjuk usai tim anti rasuah meninggalkan ruangan.

Namun, Kades terpilih Wawan enggan membeberkan materi pemeriksaan penyidik KPK. Saat disinggung apakah terkait kepemilikan lahan Bupati Nganjuk non aktif Taufiqurrahman di Desa Suru, Wawan mengaku  tidak tahu dan langsung pergi menggunakan sepeda motor berboncengan dengan Sekdes Sumigan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rencananya KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dengan meminjam tempat di Balai Desa Suru, Kamis (7/12). Namun masih belum jelas mengenai apa materi pemeriksaan yang akan dilakukan pada sejumlah saksi di desa tersebut.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz