Kemarau Panjang, Bencana Kekeringan di Nganjuk Meluas

Nganjuk, koranmemo.com – Akibat musim kemarau berkepanjangan, kekeringan yang terjadi di Kabupaten Nganjuk, terus meluas dari enam desa di tiga kecamatan menjadi tujuh desa di empat kecamatan. Bahkan, data resmi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Nganjuk, menyebut sudah hampir dua ribu kepala keluarga di tiga belas dusun terdampak kekeringan.

Memasuki bulan Oktober 2018 ini, kekeringan di Kabupaten Nganjuk membuat tujuh desa yang tersebar di empat kecamatan kesulitan mencari air bersih untuk kebutuhan harian. Tercatat, sebanyak 1.831 kepala keluarga (KK) yang menyebar di tiga belas dusun pada tujuh desa terkena dampaknya.

Tujuh desa yang dilanda kekeringan antara lain, Desa Ketawang dan Sumberjo di Kecamatan Gondang, Desa Pinggir dan Ngepung di Kecamatan Lengkong, Desa Tempuran dan Gampeng di Kecamatan Ngluyu, hingga Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Ngetos. Dampaknya, hanya untuk sekedar memasak, mandi, minum, hingga mencuci pakaian pun warga tidak bisa memenuhinya. Sampai kini, wargapun hanya bergantung pada air bantuan dari BPBD setempat guna memenuhi kebutuhan tersebut.

Data yang dihimpun, meluasnya lokasi kekeringan di tahun ini sekaligus memperburuk catatan darurat tanggap bencana kekeringan di Nganjuk, dibanding tahun 2017 lalu. Sebab pada tahun lalu kekeringan hanya terjadi di enam desa, sedangkan kini meluas menjadi tujuh desa.

“Untuk mengatasi kekeringan ini, BPBD melakukan pengiriman air per dua hari sekali ke setiap lokasi yang membutuhkan. Dalam setiap kali pengiriman, petugas membawa sebanyak 29 tangki berisi 4 ribu hingga 5 ribu liter air,” jelas Soekonjono, Kepala BPBD Nganjuk.

Adapun anggaran yang sudah dikeluarkan BPBD Nganjuk telah mencapai kisaran Rp 100 juta, untuk kegiatan pengiriman air ke lokasi kekeringan. Nilai tersebut terhitung mulai pengiriman air sejak Juli 2018 lalu. “Saat ini BPBD Nganjuk mulai meminta bantuan Pemprov Jatim untuk mendanai pengiriman air di tiga desa,” ujar Soekonjono.

Reporter: Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date