Kekeringan, Warga Ngawi Konsumsi Air Keruh

Ngawi, Koranmemo.com-Kekeringan akibat musim kemarau mulai melanda wilayah Dusun Ngrowo, Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Sekitar 47 Kepala Keluarga (KK) terpaksa harus mengais air keruh di sungai yang mengering untuk memenuhi kebutuhan air sehar-hari.

Salah satu warga, Wahyuni (32) mengatakan dampak musim kemarau dirasakan sejak satu bulan terakhir. Debit air sumur yang biasa digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan harian tidak keluar.

“Warga disini biasanya ambilnya dari sumur, satu sumur untuk 15 kepala keluarga (KK), tapi sejak satu bulan lalu air sumur tidak keluar, jadi kami ambil disungai meskipun keruh memang adanya itu mau gimana lagi,” katanya, Minggu (13/8).

Dia mengaku terpaksa berjalan kurang lebih 2 kilometer menuju sumber air anak sungai bengawan solo. Warga mandi serta mencuci di sumber itu setiap pagi dan sore. Sebagian juga mengambil air menggunakan jeriken 20 liter dan membawanya pulang. Mereka bolak-balik hingga empat kali untuk mengambil air. “Airnya untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci dan mandi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dusun Ngrowo, Maki (40)  mengatakan dari 250 Kepala Keluarga (KK)  di Dusun Ngrowo, ada 50 yang kondisi sumurnya tak mengeluarkan air. “Mau tidak mau warga terpaksa mengambil disungai,” jelasnya.

Ditambahkan, meski kejadian ini sering dialami warga, namun tidak pernah ada perhatian dari Pemkab Ngawi.  “Di dusun sini setiap musim kemarau selalu mengalami krisis air bersih, kami sudah melaporkan kondisi ini ke Pemda namun belum ada solusi,” tandasnya.

Selain Desa Cantel, kekeringan juga melanda daerah Kecamatan Karanganyar dan Bringin. Para warga harus berjalan sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air minum. Pun, mereka rela tidak mandi asalkan bisa minum air setiap hari. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan ini belum mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah.

Reporter:  Dika Abdilah
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.