Kejar Target, Pengerjaan Jembatan Brawijaya Dikebut

Kediri, koranmemo.com – Jembatan Brawijaya ditargetkan selesai pada 28 Desember tahun ini. Untuk memenuhi target tersebut, pengerjaan terus dikebut. Kondisi di lapangan pekerja tinggal menyelesaikan tahap finishing untuk memperlihatkan kemegahan pada jembatan tersebut. Salah satu pengerjaan yang cukup memakan waktu adalah pemasangan signage pada atap jembatan karena harus mendatangkan alat berat.

Perakitan signage atau grafis jembatan yang diletakkan pada atap kedua sisi gerbang Jembatan Brawijaya sudah selesai. Signage yang terbuat dari pipa galvanis dengan panjang 18,30 meter dan tinggi sekitar 2 meter telah selesai dikerjakan namun melihat ketinggian dan berat signage tersebut pekerja harus menggunakan crane atau alat berat demi keselamatan pekerja dan kemudahan pengerjaan.

“Alat berat akan kita datangkan,  pada tanggal 7 Desember nanti sudah mulai dikerjakan signagenya. Karena untuk menempatkan signage itu ke atas kita butuh crane dan sudah kita koordinasikan dengan pemilik alat berat itu. Selain itu alat berat ini juga untuk memasang tali sling di antara gapura jembatan agar lebih kuat,” kata Sunarto, Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Kebinamargaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kediri, Rabu (28/11).

Selain signage dan tali sling yang sudah siap, puluhan lampu penerangan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dengan tenaga surya juga sudah mulai dikerjakan. Sejumlah 36 lampu yang terbagi dalam 12 titik, dan 24 lampu lainnya sebagai penghias aksesoris jembatan telah siap untuk dipasang.

“Lampu untuk penerangan jalan kita gunakan tenaga surya, sedangkan yang lain tidak. Pemasangan lampu itu menunggu pemasangan ACP dan signage selesai, karena lampu itu nanti keperluannya untuk menyinari ACP, gerbang, dan tali sling. Jika semua aksesoris sudah terpasang baru kerjakan lampunya agar sorot lampu nanti pas,” katanya.

Sementara, Sunarto mengaku, musim hujan yang sudah mulai turun cukup menjadi hambatan dalam pengerjaan jembatan. Pasalnya pada tahap finishing tersebut hampir semua pengerjaan menggunaan listrik.

Reporter  Zayyin Multazam
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date