Kawasan Hutan Ranupakis Dijarah Blandong, Ini yang Dilakukan Petugas Gabungan

Lumajang, koranmemo.com – Petugas gabungan dari Polres Lumajang dan Perum Perhutani KPH Probolinggo, dapat mengungkap pelaku illegal loging di kawasan hutan negara petak 15 RPH Ranupakis BKPH Ranu Klakah SKPH Lumajang, KPH Probolinggo, Rabu (6/3/2018) dini hari.

Para pelaku yang mengendarai 2 unit truk disel bernopol DK 9408 HR, dan W 8947 X, dibekuk petugas gabungan saat berhenti di SPBU Banjarwaru. Ternyata, truk pengangkut kayu curian jenis Mahoni ini sengaja diikuti oleh petugas dari TKP Desa Salak.

Setelah dilakukan penangkapan, kedua truk langsung diserahkan ke Polres Lumajang. Petugas juga meringkus pelakunya, yakni sopir dan kenek truk nopol DK 9408 HR. Sementara sopir dan kenek truk nopol W 8947 X berhasil melarikan diri saat hendak diringkus.

“Kedua truk beserta sopir seorang keneknya langsung kami serahkan ke Polres Lumajang guna dilakukan proses hukum,” ujar Waka/KSKPH Perum Perhutani Lumajang, H. Muckhlisin.

Akibat kasus illegal loging ini, lanjut Muckhlisin, negara dirugikan sekitar Rp 25 juta. Sementara untuk kerugian atas perusakan lingkungan tidak terbatas. “Kerugian perusakan ekosistem alam tentunya tidak terbatas,” tambahnya.

Diketahui tersangka yang diamankan berinisial DN (40) sopir Dusun Krajan Desa Gedangmas Kecamatan Randuagung, dan MI (30) sebagai kenek. “Kami sangat berterimakasih kepada jajaran Polres Lumajang yang sigap dan cepat menanggapi permasalahan ini, dan kami juga berharap ada tindakan tegas kepada para pelaku illegal loging untuk pengembangan kasus ini,” pungkasnya.

Reporter : Abd Halim,Sp

Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date