Kasus Video Bullying Berakhir Damai

Sidoarjo, koranmemo.com – Kasus video bullying yang melibatkan beberapa siswi SMPN di Sidoarjo berakhir damai. Pihak korban dan pelaku sepakat menyelesaikannya dengan cara mediasi.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M. Harris saat ditemui di Polresta Sidoarjo. Komunikasi kesepakatan damai dilakukan di SMPN 6 yang dihadiri dari semua pihak yang terlibat, baik Wali murid, pihak SMPN 6, SMPN 1 Buduran, Dinas Pendidikan dan kebudayaan serta Unit PPA Polresta Sidoarjo.

“Semua sepakat. Mereka menyelesaikan degan cara mediasi, saling memaafkan. Sehingga tidak adalagi masalah di kemudian hari,” terangnya. Selasa, (13/3/2018).

Dikatakan kasus itu bermula saat korban, VR bermain ke rumah AN. Tidak lama, teman-teman AN yang diduga pelaku datang. Yakni LT, LN, PJ, IK serta DN.

Setelah datang, lanjut Harris, VR diajak keluar rumah menuju ke kebun yang berada di sebelah rumah. Ke enam teman VR pun juga ikut keluar. “Lah di luar itulah dimulai bullying,” imbuh mantan Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya ini.

Ditambahkan, peristiwa kejadian tersebut diketahui berlokasi di Perumahan Bumi Intan Permai yang dilakukan pada hari Kamis siang 8 Maret 2018 lalu.

Video berdurasi 30 detik ini terlihat, VR diberondong hujatan dan cacian. Lima anak itu kesal karena VR diduga mengolok-olok LT. Pertama karena menagih pelunasan lensa kontak. “LT juga tersinggung karena dikatakan sok cantik,” paparnya.

Dalam video yang viral di media sosial, korban tampak menangis sembari memegangi perut. Ada dugaan bahwa dia menerima kekerasan fisik dari lima anak tersebut.

Menanggapi itu, Harris menegaskan tidak ada tindakan kekerasan fisik. VR menangis karena terus dihujat. Dia mengatakan dalam video pelaku hanya memegang dagu korban sembari dugaan mengeluarkan ancaman. “Kami tidak menemukan adanya kekerasan fisik,” paparnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat khususnya kepada para orang tua agar selalu menjaga dan mengawasi anak-anaknya.

Selain di SMPN 6 Sidoarjo, saat ini beredar video bullying yang melibatkan salah satu siswa sekolah Swasta di Taman. Aksi yang dilakukan siswa itu lebih serius. Karena korban menerima kekerasan fisik.

Menanggapi video tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Tirto Adi mengatakan pihaknya sudah menugaskan tim untuk mendatangi sekolah pelaku. “Masih proses belum ada hasilnya,” tuturnya.

Reporter : Yudhi  Ardian

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date