Kasus DB Meningkat Lagi, PMI Kewalahan Penuhi Stok Trombosit

Ponorogo, koranmemo.com – Pasca dicabut status Kejadian Luar Biasa ( KLB) Demam Berdarah (DB) oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni,  pada pertengahan Maret lalu, kini penyebaran virus nyamuk Aides Agepty ini kembali mewabah di Bumi Reog.

Bahkan, Unit Tranfusi Daerah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo mengaku kewalahah melayani tingginya permintaan trombosit.

Dari data di UTD PMI Ponorogo tercatat, setiap harinya jumlah permintaan trombosit mencapai 2 hingga 4 kantong. Ironisnya, saat ini jumlah kantong trombosit hanya 8 kantong saja.

Kabid Pelayanan UTD PMI Ponorogo,  Sunarni mengatakan, peningkatan jumlah permintaan kantong trombosit telah terjadi sejak 2 pekan terkahir. Pihaknya, pun mengaku kebingungan untuk memproduksi Trombosit mengingat jumlah pendonor yang sepi.” Ini sangat minim sekali stoknya. Apalagi sekarang sepi pendonor darah,” ungkapnya.

Sementara itu, kondisi ini pun membuat sejumlah warga Ponorogo resah. Pasalnya, kasus DB masih kerap terjadi di musim pancaroba ini.” Ya takut mas, soalnya banyak anak temen saya yang kena Demam berdarah. Apalagi stok trombositnya menipis,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date