Karyawan Gelapkan Rokok Rp 142 Juta

Tulungagung, koranmemo.com – Karyawan PT Bentoel Distribusi Utama yang terletak di Jalan Pahlawan Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, Danang Satrio Wicaksono (30) warga Jalan Sido Utomo No. 201 RT 004 RW 002 Desa Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Rabu (23/11) pukul 09.00 WIB dilaporkan ke Polres Tulungagung. Laporan tersebut terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan rokok merk Dunhill filter berisi 16 batang. Akibatnya PT Bentoal mengalami kerugian Rp 142 juta.

“Laporan dugaan penggelapan rokok ini telah masuk ke polres,” tegas Kapolres Tulungagung, AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Kasubag Humas, AKP Saeroji.

Menurutnya berdasarkan laporan dari Wisnu Yuda Indra Laksana (43), mewakili perusahaan di kepolisian, dugaan penggelapan tersebut terjadi pada Jumat (19/8). Saat itu Danang mengambil stok rokok merk Dunhill filter 16 sebanyak 15 karton tanpa seizing pihak administrasi. Kemudian Danang membawanya dengan menggunakan mobil Daihatsu Grand Max warna silver dengan Nopol B 1415 UZW. Aksi Danang diketahui oleh security lalu mobilnya diberhentikan. Setelah dicek ternyata berisi 15 karton rokok Dunhill.

“Pihak sekuriti mencurigai mobil yang dikendarai pelaku karena kelihatan seperti tergesa-gesa, lalu diberhentikan,” terangnya.

Karena menaruh curiga pihak security menanyakan surat jalan terhadap rokok yang dibawa Danang, tetapi ia mengelak, serta beralasan jika hendak membantu drop barang ke toko dan suratnya akan disusulkan. Namun security tetap tidak mengizinkan mobil keluar. Danang tetap memaksa dan langsung menjalankan mobilnya keluar kantor. “Karena kejadian itu pelaku dilaporkan ke kepolisian,” jelasnya.

Sementara itu ketika Koran Memo ke kantor PT Bentoel tidak menemui korban (Wisnu Yuda Indra Laksana). Menurut security yang enggan menyebutkan namanya mengatakan jika Wisnu sedang berada di Jombang dan Sabtu (25/11) baru sampai ke kantor. “Di kantor tidak ada orang. Hanya saya dan penjaga kantor saja,” jelasnya. (yop/Jb)

 

Follow Untuk Berita Up to Date