Karya Tari “SRADAN SUCI” Salah Satu Kekayaan Seni dan Budaya Kabupaten Trenggalek

Trenggalek, koranmemo.com – Untuk menggenjot sektor wisata, Pemkab Trenggalek ternyata tidak hanya mengandalkan keindahan puluhan wisata alam yang dimiliki. Sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, Pemkab Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudaayan Kabupaten Trenggalek menampilkan suguhan apik bagi wisatawan berupa seni dan budaya.

Untuk mengenalkan keindahan seni dan budaya yang dimiliki serta melestarikan dan menguri-uri kekayaan budaya dan adatnya, Dinas Pariwisata setempat mengikuti Festival Karya Tari Jawa Timur Tahun 2018 di UPT Taman Budaya Jawa Timur Jl. Genteng Kali No. 85 , Surabaya.

Kabupaten Trenggalek menampilkan Karya Tari yang berjudul “SRADAN SUCI” dengan Thema “UPACARA ADAT NYADRAN DAM BAGONG MASYARAKAT KABUPATEN TRENGGALEK”. Sradan Suci merupakan tari yang menggabungkan dua kata yang menggambarkan isi dari karya tari tersebut. “Sradan” merupakan kata bahasa jawa yang berasal dari bahasa Sansekerta Sraddha mempunyai arti keyakinan atau biasa disebut dengan istilah Nyadran.

Nyadran adalah suatu rangkaian budaya yang berupa pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri selamatan di makam leluhur. “Suci” merupakan kata sifat yang mempunyai arti bersih dalam keagamaan. “Sradan Suci” merupakan sebuah karya tari yang menggambarkan ritual Adat Nyadran Dam Bagong yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Trenggalek.

Serangkaian ritual upacara Nyadran diawali dengan tahlilan di samping makam Adipati Menak Sopal, dilanjutkan dengan ziarah makam tabur bunga yang diikuti oleh para pejabat daerah dan warga masyarakat, dihalaman sekitar komplek pemakaman terdapat ruwatan dengan menampilkan wayang kulit serta disajikan hiburan tarian khas rakyat Kabupaten Trenggalek yaitu jaranan Turangga Yakso.

Acara puncak yang paling ditunggu dalam ritual nyadran adalah pelemparan tumbal atau larung kepala kerbau di Dam Bagong.

Festival Karya Tari Jawa Timur Tahun 2018 menjadi satu acuan bagi Kabupaten Trenggalek untuk terus mengasah kemampuan serta bakat di bidang budaya, pasalanya Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam event tersebut mendapatkan penghargaan sebagai “ 10 Penyaji Unggulan Tanpa Jenjang”.

Ir. Joko Irianto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek sangat mengapresiasi prestasi itu

Ia pun Berharap dengan penganugerahan ini menjadi motivasi tersendiri bagi Kabupaten Trenggalek agar kedepan dapat menampilkan kreasi yang lebih baik lagi sehingga dapat mempersembahkan prestasi yang gemilang.

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date