Kardus Tertinggal di Masjid Gegerkan Warga Karangrejo

Tulungagung, koranmemo.com – Keheningan warga di sekitar masjid Al Ikhlas Desa/Kecamatan Karangrejo, Selasa (15/5) sekitar pukul 20.30 WIB pecah. Pasalnya, sejumlah warga dikagetkan dengan adanya bungkusan kardus yang diletakkan di teras masjid dan tidak ada pemiliknya.

Barang tersebut pertama kali diketemukan oleh Yuliatin, salah satu warga yang melihat kardus mencurigakan berwarna coklat dengan ukuran 50 centimeter X 40 centimeter di depan teras masjid.  Dia kemudian melaporkan kepada takmir masjid,  Munir. Karena merasa benda tersebut mencurigakan, sejumlah masyarakat melaporkannya ke kantor Polsek Karangrejo yang berjarak sekitar 200 meter dari masjid.

“Karena tidak ada pemiliknya saya dan pak Munir langsung melaporkan kepada pihak Polsek Karangrejo, sebab kami juga khawatir jika barang tersebut berbahaya,” ungkap Yuliatin.

Kapolsek Karangrejo, AKP Pudji Hartanto mengatakan, setelah menerima laporan, pihak kepolisian angsung menindaklanjuti, dengan meneruskan laporan ke Polres Tulungagung. Tidak lama kemudian sejumlah personil dari Polres Tulungagung dan Kodim 0807 Tulungagung tiba di lokasi dan langsung memasang garis polisi di sekitar kardus yang mencurigakan tersebut. Mereka juga menghubungi kesatuan Brimob Polda Jatim kompi Kediri.

Sekitar pukul 22.30 WIB, satu regu Jihandak Brimob Polda Jatim Kompi Kediri dipimpin Iptu Gerindra, tiba di lokasi dan melakukan penjagaan serta pemeriksaan kardus mencurigakan. Tidak berselang lama ada dua pemuda yang tiba di lokasi tersebut hendak mengambil kardus yang dicurigai itu.

Kedua pemuda itu adalah Ulfa Alamin (26) warga Dusun Jeblogan Desa Kentang Kecamatan Toroh Kab. Grobogan Provinsi Jawa Tengah dan Mohammad Arif (19) warga Desa Puser Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung. Mereka berdua merupakan santri Ponpes Karangaji Krejen Srengat Blitar.

“Ketika tim brimob tiba di lokasi, ada dua pemuda yang datang dengan membawa kardus juga, yang kemudian kedua pemuda kita mintai keterangannya,” ungkap Kabagops Polres Tulungagung, Kompol Moh Khoiril.

Khoiril menjelaskan berdasarkan hasil dari pemeriksaan dari keduanya dan dibuka kardus tersebut, diketahui bahwa kardus tersebut berisi buku kitab yang barusan dibeli di Toko Buku Hidayah Desa Kalangbret Kecamatan Kauman. “Karena tidak ada unsur barang bawaan yang berbahaya dan murni kelalaian akhirnya keduanya dipersilahkan kembali ke pondok,” tambah Khoiril.

Sementara itu, Ulfa Alamin dan Moh. Arif mengatakan jika dirinya berangkat dari pondok dengan tujuan belanja buku – kitab di Toko Hidayah Kalangbret Kecamatan Kauman, karena buku yang dibeli kurang banyak selanjutnya berencana membeli buku Kediri.

Karena belum salat Isya akhirnya mereka mampir ke Masjid Al Ihklas.  Setelah salat mereka menitipkan barang kardus tersebut kepada jamaah masjid dengan alasan barang bawaan berat dan rencana belanja lagi ke Ploso dan Lirboyo Kediri.

“Kami menitipkan barang itu kepada salah satu jemaah masjid, namun kami tidak memberitahukan tentang isinya,” kata Ulfa.

Reporter: Denny Trisdianto

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date