Kapolda : Ulama Berpengaruh Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

Kediri, Koranmemo.com – Puluhan ribu jemaah dari penjuru Indonesia memadati pondok pesantren (Ponpes) Kedunglo Wahidiyah Almunadhdhoroh Kota Kediri, Minggu (15/10) malam. Kedatangan puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah ini untuk memperingati Mujahadah Kubro bersamaan dengan lahirnya Sholawat Wakhidiyah ke 54 dan Haul Hadlrotus Syeh Mbah KH Moch Ma’roef Ra ke 63.

Dalam acara yang diikuti kurang lebih 30 ribu jamaah pengamal Sholawat Wakidiyah ini juga dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin SH bersama rombongan pejabat utama Polda Jatim.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Machfud Arifin SH mengatakan, para ulama mempunyai peran vital dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keanekaragaman dan budaya bangsa. Derasnya arus seiring perkembangan zaman tanpa dibarengi kesadaran yang tinggi dalam menyebarkan informasi yang benar (hoax) juga menjadi salah satu pemicu terjadinya perpecahan.

Dengan keanekaragaman bangsa Indonesia ini, orang nomor satu di jajaran Polda Jatim ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. “Situasi Kamtibmas di Jawa Timur saat ini secara umum kondusif. Hal ini juga atas pengaruh dari para ulama. Dengan keanekaragaman Bangsa Indonesia ini, maka kita harus menjaga hal ini agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga,” jelasnya.

Dikatakan, akhir-akhir ini muncul paham radikalisme yang berlawanan dengan dasar Negara yakni Pancasila. Selain itu derasnya pengaruh dari luar seperti narkoba juga menjadi persoalan yang harus diselesaikan demi menjaga generasi penerus bangsa dari hal-hal yang negatif. Disinilah, peran ulama sangat vital dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendidikan agama yang dilakukan melalui beberapa ponpes yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Seiring perkembangan zaman saat ini, sebagai generasi penerus KH Abd Latif Madjid tentu apa yang dilakukan oleh beliau sungguh sangatlah mulia, karena berhasil mendirikan beberapa lembaga pendidikan yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara,” tambah Kapolda.

Perwira tinggi dengan pangkat bintang dua di pundaknya ini juga berpesan, untuk selalu menjaga situasi agar tetap kondusif dan tidak terpengaruh situasi politik dalam pesta demokrasi yang akan segera berlangsung. Dia mengajak untuk menjunjung tinggi toleransi dengan semangat perdamaian agar terjadi kondusifitas wilayah.

“Banyak kelompok yang menggunakan sosial media untuk membuat berita hoax dengan maksud dan tujuan mengadu domba. Namun saya yakin di sini (Kota Kediri) tidak ada. Selain itu, dalam waktu dekat ini akan ada Pemilihan Gubernur, saya titip untuk menjaga kondusifitas agar jangan sampai terpengaruh situasi politik. Mari kita bersama-sama menjunjung tinggi toleransi dengan semangat perdamaian,” pungkasnya.

Selain dihadiri Kapolda Jatim bersama pejabat utama Polda Jatim, Mujahadah kubro bersamaan dengan lahirnya Sholawat Wakhidiyah ke 54 dan Haul Hadlrotus Syeh Mbah KH Moch Ma’roef Ra ke 63, juga dihadiri Wakil Direktur Bidang SDM dan Umum PT Gudang Garam Tbk Slamet Budiono dan Humas PT Gudang Garam Tbk IwanTri Cahyono  serta para Ketua Perjuangan Wakhidiyah se Indonesia.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.