Kapolda Jatim Silaturahmi ke Pesantren Tebuireng

Jombang, koranmemo.com – Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng di Kecamatan Diwek, Minggu (7/10). Kedatangan orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur ini untuk bersilaturahmi sebagai pejabat baru sekaligus meminta dukungan KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah, dalam melaksanakan tugas pengamanan di Jawa Timur pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Pengamatan di lokasi, Kapolda Jatim dan rombongan tiba di Tebuireng sekitar pukul 11.00 WIB. Setibanya, rombongan disambut Gus Solah di Dhalem Kasepuhan. Setelah bertemu secara tertutup selama hampir satu jam, Gus Solah dan Kapolda melaksanakan salat duhur berjemaah di masjid pesantren.

Kapolda kemudian berziarah ke makam Presiden RI ke empat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. “Kebetulan kami sebagai pejabat baru di Jawa Timur. Kami bersilaturahmi, mohon doa, mohon masukan dari beliau Gus Solah selaku orang tua kami dan guru kami,” kata Luki kepada wartawan usai berziarah.

Jenderal polisi bintang dua yang biasa menjabat di bidang intelijen kepolisian ini juga mengungkapkan harapannya dari silaturahmi yang dilakukan, mendapat saran dari Gus Solah untuk kesuksesan masa tugasnya di Jatim. “Beliau ini banyak sekali jaringannya para ulamanya, sehingga akan lebih mudah menjaga keamanan di Jawa Timur,” sambungnya.

Irjen Luki juga menegaskan tidak ada persoalan khusus yang dia bahas dengan Gus Solah dalam pertemuan di dhalem kasepuhan. “Sekalian nengok beliau juga, karena saat beliau sakit di Jakarta juga sempat besuk ke rumah sakit,” ujar Luki.

Sementara saat disinggung tentang pengamanan Pemilu 2019 di Jatim, Luki mengaku telah menggandeng TNI untuk memastikan situasi selalu kondusif. Menurut dia, seluruh daerah menjadi prioritas pengamanan.

“Semua wilayah kami prioritaskan (pengamannya). Karena tahun ini beda, Pilpres bersamaan dengan Pileg juga. Begitu juga tim cyber juga melakukan cyber patrol untuk monitoring hoax. Karena hoax ini merupakan bahaya yang harus diatasi bersama. Di Jawa Timur sudah ada 2 (kasus) yang kami ungkap berkaitan dengan hoax,” pungkasnya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date