Kades Sebani Menunggu Sidang

Jombang, Koran Memo – Berkas kasus tipu gelap sertifikat rumah milik Mulyati (53) warga Jl Moestopo RT 03/RW 03 yang melibatkan Muhadi (55) Kepala Desa Sebani Kecamatan Sumobito telah sampai pada tahap penelitian di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang. Berkas tersebut diserahkan penyidik Sat Reskrim Polres Jombang pada Kamis (21/5) lalu.

“Dulu berkasnya sudah pernah diserahkan kepada kami oleh penyidik Sat Reskrim. Namun karena masih ada yang perlu dilengkapi maka kami kembalikan atau berkas masih kami nyatakan P 19. Setelah itu pada Kamis (21/5) berkas diserahan kembali ke kami,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jombang, Muhamad Andy Kurniawan, Rabu (27/5).

Lebih lanjut Andy mengatakan, berkas yang kembali diserahkan ke Kejari Jombang dari penyidik Sat Reskrim kini masih dalam tahap penelitian, hingga batas waktu 14 hari ke depan pasca berkas diserahkan.

“Berkas masih dalam proses penelitian. Kami memiliki waktu 14 hari untuk memeriksa berkas. Makanya hingga kini berkas belum kami nyatakan P 21. Mudah-mudah berkas tersebut sudah lengkap sehingga bisa dilanjutkan kepada tahapan proses selanjutnya,” pungkas Andy.

Untuk diketahui, kasus tipu gelap sertifikat rumah ini dilaporkan oleh Mulyati ke Polres Jombang, Selasa (17/3) lalu, dengan nomer LPB/102/III/2015/JATIM/RES JBG. Kades Muhadi terpaksa berurusan dengan hukum setelah diketahui memindahtangankan sertifikat milik Mulyati yang sedianya dijadikan jaminan pinjaman uang sebesar Rp 10 juta.

Pemindahtanganan sertifikat ini terjadi pada Juli 2012 lalu, dan terbongkar setelah Mulyati menagih uang pinjaman yang dijanjikan Muhadi. Alih-alih mendapatkan kucuran dana segar, Mulyati malah mendapatkan kenyataan jika sertifikat bernomer 525 tersebut telah dipindahtangankan ke orang lain.

Langkah kekeluargaan sudah pernah ditempuh Mulyati dengan meminta Muhadi segera mengembalikan sertifikat miliknya. Lantaran upaya penyelesaian secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil, Mulyati akhirnya nekat membawa kasus ini ke ranah hukum. (ag)

Follow Untuk Berita Up to Date