Kabur 3 Minggu, Napi Kasus Pembunuhan Ditangkap di Rumah Istri Barunya

Sidoarjo, koranmemo.com – Drama persembunyian Jidi bin Sanari narapidana kasus pembunuhan yang kabur dari Lapas Porong, Sidoarjo berakhir hari Selasa, (17/7) lalu. Dia dijebloskan ke dalam sel isolasi di Lapas Porong setelah berhasil diringkus dalam pelariannya selama tiga minggu.

Hal tersebut dikatakan Kepala Lapas Porong, Pargiyono ketika dikonfirmasi Jumat, (20/07) malam. Narapidana 51 tahun asal Camplong, Sampang, Madura tersebut juga terancam tidak bisa mendapat remisi, tidak boleh dikunjungi keluarga dan beberapa hukuman lain sebagai sanksi atas tindakannya.”Dia masih dimasukkan sel isolasi. Jelas ada sanksi-sanksi tegas yang diberikan atas tindakan tersebut,” beber pria lulusan akademi ilmu permasyarakatan angkatan XIV itu, Jumat (20/7/2018) malam.

Dikatakan, pihaknya bakal melakukan proses pemeriksaan dalam waktu dekat terkait penyebab pelariannya itu.
“Apapun motifnya, itu pelanggaran berat. Dan tentu sanksinya juga berat,” tegasnya.

Lebih jauh Pargiyono mengatakan, sanksi yang bakal diberikan kepada narapidana yang kabur diantaranya adalah pencabutan hak pembinaan.

“Seperti tidak dapat remisi, tidak bisa dikunjungi keluarga selama beberapa lama, serta menjalani kurungan tutup sunyi dalam kurun waktu tertentu,” imbuhnya.

Sekarang, lanjut Pragiyono, remisi tak lagi bisa didapat. “Apalagi sebentar lagi agustusan. Jelas dia tidak bisa mendapat remisi tahunan tersebut,” lanjut Pargiyono.

Jidi ditangkap saat mengunjungi istri barunya di Desa Benje, Tabulu, Sampang, pada Selasa (17/7/2018) lalu. Petugas Polsek Cemplong sempat kucing-kucingan. Setelah 7 hari dilakukan pengintaian, anggota Polsek Cemplong dan anggota keamanan dan ketertiban (kamtib) lapas kelas 1 Surabaya meringkus Jidi.

Ketika digerebek petugas, Jidi sempat bersembunyi di bawah kasur. “Tentang nikah lagi dan sebagainya itu saya belum tanya langsung ke dia. Tapi kabar dari teman-teman memang demikian,” jawab kalapas.

Seperti diberitakan, Jidi merupakan narapidana kasus pembunuhan yang divonis hukuman penjara selama 13 tahun dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tahun 2013 silam.

Narapidana yang masa hukumannya masih kurang sekitar 6,5 tahun itu diketahui menghilang dari Lapas Porong sejak Sabtu (23/6/2018) siang, ketika kunjungan di Lapas sedang sangat banyak di sisa libur Lebaran.

Tiga bulan terakhir, Jidi sedang menjalani masa asimilasi sebagai petugas kebersihan bagian luar, alias menjadi tamping. Dengan posisi itu, dia dikeluarkan dari ruang tahanannya sejak pukul 07.30 WIB sampai pukul 12.00 WIB, untuk menjalankan tugasnya bersih-bersih halaman lapas.

Hari itu, ketika pengunjung lapas sedang membludak Jidi tak kunjung masuk ke dalam lapas sampai siang. Padahal, tiga rekannya sesama tamping yang bertugas membersihkan halaman luar sudah kembali masuk semua.

Dicari ke berbagai lokasi di area lapas juga tidak ditemukan. Sejak itulah, dia dinyatakan melarikan diri. Sampai akhirnya tertangkap lagi ketika di rumah istri barunya di Sampang.

Reporter Yudhi Ardian
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date