Jual Traktor Bantuan, Kades Dilaporkan ke Kejaksaan

Nganjuk, koranmemo.com – Dahlan, Kepala Desa (Kades) Begendeng Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk, dilaporkan oleh warga ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Nganjuk. Kades tersebut dilaporkan atas dugaan tindak pidana penjualan traktor bantuan pertanian tahun 2016 senilai Rp 300 juta lebih.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, bantuan yang seharusnya dimanfaatkan untuk membantu kinerja kelompok tani, justru dimanfaatkan Kades Dahlan untuk mencari keuntungan pribadi.Pada waktu itu, kades menjual bantuan traktor melalui seorang perantara dengan memberikan upah berupa uang bernilai jutaan rupiah. Akan tetapi, warga ternyata banyak yang mempertanyakan keberadaan traktor bantuan pertanian itu.

Akhirnya, Kades Dahlan membelikan traktor yang baru. Menurut informasi warga, traktor baru itu kini berada di rumah salah seorang perangkat desa setempat.

Agus Musonif, dengan didampingi temannya bernama Sarib, melaporkan kasus ini ke Kejari Kabupaten Nganjuk dengan membawa bukti-bukti yang ada. Bahkan, ia mengaku siap menambah bukti yang dibutuhkan pihak kejaksaan, perihal dugaan tindak pidana korupsi penjualan traktor bantuan oleh Kades Dahlan.

“Kami baru saja melaporkan dugaan tindak pidana penjualan traktor bantuan yang dilakukan oleh Dahlan, Kades Begendeng. Jika pihak kejaksaan membutuhkan bukti tambahan terkait kasus ini, kami siap untuk menambahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Eko Baroto, Kasi Pidsus Kejari Nganjuk, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kasus tersebut. Pihak Kejaksaan pun berkomitmen akan menindaklanjuti semua laporan warga, untuk penegakan hukum di Kabupaten Nganjuk. “Kami baru menerima laporan tersebut. Akan segera kami tindak lanjuti lebih lanjut,” jelasnya.

Reporter Andik Sukaca
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date