Jenazah TKI Tenggelam Dipulangkan

Keluarga Mengaku Pasrah

Trenggalek, koranmemo.com – Heri Susanto (26) TKI asal RT 27 RW 1 Dusun Sawah Katul Desa Gemaharjo Kecamatan Watulimo yang ikut tenggelam bersama 96 orang penumpang lainnya saat akan menyeberang secara illegal dari Malaysia ke Batam Indonesia itu jenazahnya akan dipulangkan ke Kabupaten Trenggalek . Korban yang sudah 2 tahun merantau itu dipulangkan setelah ditemukan sekaligus diidentivikasi bersama 9 orang lainnya pada Rabu (2/11) oleh Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Sunaryo , ayah korban mengaku sangat kehilangan anaknya yang sudah merantau selama kurang lebih 2 tahun di Malaysia itu. Tak ada firasat apapun yang hinggap dibenaknya dan keluarga besarnya.

“ Heri pulang ini dalam rangka persiapan akan menikah dengan gadis pujaannya,”ungkapnya haru kepada wartawan , Selasa (8/11) di rumah duka.

Naryo juga mengatakan pihaknya sudah ikhlas menerima kenyataan pahit itu dikarenakan musibah tersebut sudah takdir dari Tuhan agar dirinya dan keluarga lebih mendekatkan diri.

“Bagaimanapun Heri anak yang selalu gigih dan pantang menyerah, makanya ia rela merantau ke negeri orang agar mampu secara ekonomi,”lanjutnya.

Rencananya , Heri akan tiba di rumah duka pukul 20.00 wib , karena informasi yang didapat Sunaryo , sekitar pukul 5 sore , jenazah sudah tiba di Bandara Juanda Surabaya.

“Nanti akan diantar ambulance dari Polda jatim,”katanya.

Sementara itu dari pantauan media , rumah duka kelihatan sudah mulai mempersiapkan diri menyambut kedatangan jenazah. Tetangga korban juga sudah mulai hadir dan membantu kesibukan keluarga Sunaryo.

“Moga –moga tidak ada kendala di jalan,”ungkap tetangga yang namanya tak mau dikorankan.

Sebagaimana diberitakan, kapal pengangkut TKI ilegal yang pulang menggunakan jalur gelap dari Malaysia tenggelam di laut perairan Batam dan mengorbankan puluhan orang.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun , kapal naas tersebut berangkat dari Tanjung Sidaleh, Johor, Rabu (2/11), dini hari.

Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Johor Bahru Dewi Lestari mengatakan, kapal yang membawa 96 TKI ilegal tersebut tenggelam dalam perjalanan dari Johor menuju Batam sekitar pukul 05.00 pagi, karena diduga dihantam ombak dan angin kencang di perairan antara Tanjung Bemban dan Teluk Mata Ikan, Batam.

Salah satu korban bernama Heri Susanto (26) warga RT 27 RW 1 Dusun Sawah Katul Desa Gemaharjo Kecamatan watulimo Kabupaten Trenggalek Jatim ikut menjadi korban meninggal.(yon/haz)

Follow Untuk Berita Up to Date