Jenazah Sopir Grab Diserahkan kepada Keluarga, Dua Tim Buru Istri Korban

Madiun, koranmemo.comHasil outopsi dilakukan terhadap jasad korban Darwi Susanto (30) sopir grab asal Nganjuk yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar ruko kontrakannya Rt 03 Rw 01 Kelurahan Pandean Jalan Panglima Sudirman No 155 Mejayan Kabupaten Madiun, Minggu (11/8) malam, dinyatakan usai.

Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur dan Polres Madiun serta dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri telah  mendatangi RS dr. Soedhono Madiun untuk mencocokan data skunder dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta barang bukti yang diamankan.

“Dugaan masih terus dilakukan penyelidikan, namun ada tanda kekerasan diwajah korban,” kata Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, Senin (12/8).

Selanjutnya, Senin (12/8) sore jenazah korban diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung asal korban Desa / Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk.

Berdasarkan data, Darwi Susanto dan istrinya Mari Hepi serta anaknya bernama Yuki Hewin Batrisyia (6), tercatat sebagai warga Rt 13 Rw 02 Dusun Kedung Dawung, Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun dengan nomer KK 3519112705113678. Namun, korban dan istrinya sudah lama tidak berdomisili di Desa Wonorejo.

Upaya pengungkapan kasus tewasnya Darwi Susanto di ruko Jalan Panglima Sudirman, Caruban, Minggu petang, petugas Kepolisian Resort Madiun mengendus jejak sang istri Mari Hepi yang meninggalkan rumah kontrakan saat kejadian.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro mengatakan saat ini pihaknya telah menerjunkan dua tim ke lapangan satu tim diantaranya untuk melakukan pencarian terhadap istri dari korban Mira Hepi yang diketahui tidak ada di tempat sejak ditemukannya mayat Darwi.

Tim tersebut, terangnya, bergerak melakukan pencarian ke Surakarta. “Satu tim lidik ke luar kota, di Surakarta,” katanya.

Indikasinya, Mira lari sendiri tanpa teman, karena sudah merupakan suatu kebiasaan bersangkutan kerap kali pergi keluar kota tanpa izin terlebih dahulu kepada suami.

Sedangkan satu tim lagi melakukan penyisiran untuk menemukan barang bukti di sekitar TKP.

Tidak hanya terus melakukan lidik, hari ini juga dilakukan pemeriksaan dalam guna menentukan kematian korban fatalitas karena permasalahan maupun benda yang dapat mematikan korban.

Reporter : Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date