Jembatan Putus, Aktivitas Warga Terganggu

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Pasca putusnya  jembatan yang menghubungkan Dusun Sempayang dan Dusun Jatitengah Desa Ja’an Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, Rabu (10/11) sekitar pukul 10.00 WIB, aktivitas warga terutama petani nyaris lumpuh.

“Jembatan itu merupakan jalur usaha tani, sehingga aktivitas petani maupun warga di dua desa nyaris lumpuh. Pasalnya warga harus memutar jika hendak ke dua dusun tersebut,” kata Evi Kuswandani Kepala Desa Ja’an, Kamis (11/1).

Untuk itu, lanjut Evi, pihak desa langsung koordinasi dengan Babinsa dan Babhinkamtibmas serta melapor ke Dinas Pengairan Kabupaten Nganjuk. “Mulai hari ini kita gotong royong membuat jembatan alternatif, agar aktivitas warga khususnya petani bisa pulih seperti sedia kala,” tuturnya.

Diketahui, jembatan berukuran 6 meter X 3 meter tersebut runtuh karena derasnya arus sungai yang mengikis pondasi jembatan, hingga bagian sebelah barat longsor dan jembatan runtuh.  Hal itu dikarenakan intensitas hujan beberapa hari ini sangat tinggi sehingga debit air sungai naik.

“Akibatnya pondasi jembatan terkikis air, sehingga penyangga jembatan tidak kuat menahan beban di atasnya,” ungkap Sertu u Karjan Babinsa Koramil 0810/14 Gondang Desa Ja’an Kecamatan Gondang.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz