Jelang Ujian Nasional, Konsestrasi Siswa Jangan Terganggu Pilkada

Kediri,koranmemo.com-Siswa kelas XII akan menjalani pengalaman pertama untuk memberikan suaranya dalam memilih kepala daerah untuk lima tahun kedepan. Namun, situasi Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) itu diharapkan tidak mengganggu konsentrasi mereka dalam menghadapi ujian nasional.

Kasi Pendidikan Dasar Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri, Sidik Purnomo mengharapkan, konsentrasi siswa kelas XII tidak terganggu karena akan memilih kepala daerah untuk pertama kalinya. Pasalnya, bulan Maret mereka akan menghadapi ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan bulan selanjutnya menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Saya berharap mereka tidak terganggu konsentrasinya. Atau lebih baik jangan membicarakan dulu tentang Pilkada, karena ujian bulan depan tapi pemilunya masih bulan Juni. Jadi sekarang fokus hadapi ujian saja,” katanya.

Dua ujian itu, menurut Sidik sangat penting untuk menentukan masa depan siswa. Karena, USBN akan menentukan kelulusan siswa sedangkan nilai dari UNBK menjadi patokan untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi (PT). Sidik berharap, agar orangtua murid juga tidak membahas terkait Pilkada dengan anaknya karena bisa saja mengganggu konsentrasi siswa.

“Kalau bisa orangtua juga ikut membantu dengan tidak membicarakan dulu pemilu dengan anaknya. Karena, USBN dan UNBK ini sangat penting untuk masa depan putra putri kita,” jelasnya.

Tahun ini bisa dikatakan sebagai tahun pesta demokrasi khususnya bagi warga Kota Kediri. Karena, dalam tahun ini mereka akan memilih langsung dua kepala daerah yakni Gubernur Jawa Timur dan Wali Kota Kediri secara bersamaan. Sementara, potensi pemilih pemula dari kalangan pelajar dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat ada sekitar 2.595 jiwa dari total warga yang memiliki hak pilih yaitu sekitar 237.652 jiwa.

Reporter: Zayyin Mutazam

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.