Jelang Ramadan: Ponorogo Mencekam, Curanmor Merajalela

Ponorogo, koranmemo.com – Memasuki Bulan Ramadan tahun ini, kondisi Kabupaten Ponorogo mulai mencekam. Pasalnya, banyak warga mengaku menjadi korban pencurian kendaraan bernotor (curanmor).

Dari data di Sat-Reskrim Polres Ponorogo tercatat, sedikitnya ada 11 kasus pencurian yang terjadi selama bulan April lalu. Diantaranya, 1 unit sepeda motor di KecamatanJambon 1, 1 unit mobil di Jenangan, 1 unit mobil dan 1 motor di Siman, 1 motor di Kauman, 1 motor di Balong 1, 1 motor di Jambon, 3 sepeda di kecamatan Ponorogo.

Hal ini pun menimbulkan, keresahan bagi warga Bumi Reog. Bahkan sebagian dari mereka ketakutan bila harus memakirkan kendaraanya jauh dari pengawasan.

” Sudah mulai tiga minggu kemarin mencekam, semua motor di desa saya semua dimasukin ke rumah, kalau ke sawah banyak yang jalan kaki sekarang karena takut,” ujar Dedi Fahrudianto (31) warga Desa Ngelurup Kecamatan Sampung ini, Selasa (1/5).

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Darmawan membenarkan, maraknya kasus pencurian kendaraan di wilayahnya jelang Ramadan ini. Pihaknya mendeteksi pelaku merupakan komplotan baru dari luar daerah yang menyasar wilayah pinggiran, dengan target kendaraan yang diparkir disawah dan didepan rumah.

” Mereka ini komplotan baru yang berasal dari luar daerah, polanya selalu pinggiran kota, dengan target motor motor yang diparkir sembarangan,” ujarnya.

Diungkapkan, pihaknya telah berkordinasi dengan Polsek dan Babinkamtibmas di seluruh wilayah  untuk rutin menggelar patroli guna mendeteksi aksi kompoltan Curanmor ini.” Kita rutin gelar patroli, semua intel dan buser kita kerahkan termasuk jajaran Polsek dan Babinkamtibmas,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date