Jelang Ramadan,  Perum Bulog Sub Divre Surabaya Utara Gelar OP

Share this :
Sidoarjo, koranmemo.com – Melalui Gerakan Stabilisasi Pangan, Perum Bulog Sub Divre Surabaya Utara akan melakukan operasi pasar (OP) dalam mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok di bulan ramadhan dan lebaran.
Menurut Wakil Kepala Sub Divre Surabaya Utara, Irlia Dwi Putri operasi pasar dilakukan secara serentak di Seluruh Indonesia mulai 17 Mei hingga 30 Mei Kedepan, hal ini untuk menstabilkan lonjakan harga komoditi di pasar atau konsumen. OP ini sendiri akan dilakukan di 15 titik baik di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.
 “Harga komoditi pangan biasanya akan terjadi lonjakan saat menjelang bulan Ramdan dan lebaran. Maka dari itu kita akan lakukan antisipasi tersebut dengan menggelar Operasi Pasar dengan tujuan menstabilkan harga jual ke para konsumen,” kata Irlia Dwi Putri, saat jumpa pers di Buduran Sidoarjo, Kamis, (18/05).
Gerakan Stabilisasi Pangan ini, lanjut Irlia, akan dilakukan di pusat keramaian, pasar, asosiasi, outlet pangan pemerintah dan Rumah Pangan Kita (RPK). Dan gerakan seperti ini akan terus kami lakukan untuk menekan harga yang cukup signifikan dikalangan masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut, persaingan harga di pasaran dengan harga melalui  gerakan stabilisasi pangan jelas membawa dampak yang luar biasa. Alasannya, selisih yang ditawarkan berkisar antara Rp. 500 hingga Rp. 2.000. Bahkan, untuk Bawang putih sendiri, selisihnya bisa mencapai Rp. 10.000.
“Dari data di lapangan, harga bawang putih mempunyai selisih harga yang paling signifikan. Jika dipasaran dijual dengan harga Rp. 48-50 ribu, maka, kami menjualnya dengan harga Rp. 38 ribu perkilonya,” terangnya.
Diketahui, untuk komoditi kebutuhan pokok yang akan didistribusikan Bulog Sub Divre Surabaya Utara, diantaranya beras medium seharga Rp. 8.800 Per kilo,  dan beras premium Rp. 10.250, gula pasir Rp. 12.200, bawang merah Rp.  21.000, bawang putih Rp. 38.000, minyak goreng Rp. 11.000, tepung Terigu Rp. 7.500 dan telur Rp. 19.500 perkilo.
Reporter: Yudhi Ardian
Editor: Achmad  Saichu
Facebook Comments
Follow Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *