Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Produksi Gula di Jatim Surplus

Kediri, koranmemo.com – Produksi gula di Jawa Timur (Jatim) untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan hari raya idul fitri dipastikan aman. Pasalnya, sampai bulan Maret tahun ini stok gula di Jatim masih 242.517 ton sedangkan kebutuhan masyarakat Jatim selama satu tahun hanya dikisaran 450.000 ton.

Kepala Bidang Data dan Informasi Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Yahya Hadi mengaku, telah melakukan inventarisasi kebutuhan gula selama tahun 2019 khususnya saat menghadapi hari besar keagamaan. “Hasilnya stok yang ada di masing – masing pabrik gula baik di PTPN X, PTPN XI, maupun pabrik gula swasta. Data kami per 15 Maret 2019, stok gula Jawa Timur sekitar 242.517 ton ini kecupannya saya rasa sudah lebih,” ujarnya, Selasa (9/4).

Yahya menambahkan, produksi gula tahun lalu di Jawa Timur surplus 617.646 ton dari total keseluruhan produksi sejumlah 1.067.646 ton. Sedangkan kebutuhan konsumsi rumah tangga per tahun hanya 450.000 ton.

“Kami akan mengoptimalkan lahan untuk menghasilkan bahan baku sesuai kebutuhan teknis. Dan kami juga akan merekomendasikan benih yang diusahakan oleh petani, melalui kegiatan ini kita memberikan stimulan pupuk terhadap budidaya tebu,” jelasnya.

Lalu, bagaimana dengan tahun ini? Yahya mengaku, jumlah perkebunan tebu memang menyusut namun pihaknya akan berusaha dengan membantu benih tebu sesuai kebutuhan petani tebu. Lebih lanjut, harga gula yang fluktuatif, Yahya mengaku, kemungkinan ada penyusutan jumlah lahan. “Luas Jawa Timur capaian angka tertinggi 250.000 hektar. Kalau saat ini karena harga gula relatif fluktuatif Jawa Timur mengalami penyusutan area,” jelasnya.

Reporter Zayyin Multazam
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date