Jelang Ramadan, 1 Pasangan Bukan Suami Istri dan 5  Pemuda Terjaring Razia Satpol PP

Kediri, koranmemo.com — Petugas Satpol PP Kota Kediri melakukan razia cipta kondisi dengan menyasar beberapa tempat hiburan malam dan rumah kos, Minggu (5/5) dini hari. Akhirnya, petugas menjaring lima pemuda yang mengkonsumsi minuman keras (miras) serta satu pasang pasangan bukan suami istri.

Menurut Kabid Trantibumas Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid, saat petugas melakukan patroli menjelang bulan suci Ramadan dengan menyasar area Gor Jayabaya Kota Kediri, tempat kos di Kelurahan Bandar Kidul, Banjarmlati, Pesantren, dan Burengan.

“Di sekitar GOR Jayabaya, petugas menjaring 2 pemuda yang mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk. Keduanya sampai masuk ke area persawahan,” tuturnya, saat dikonfirmasi Koranmemo.com.

Dua remaja tersebut berinisial RP dan JAS, warga Kelurahan Setono Pande Kecamatan Kediri Kota. Selain itu, petugas juga memeriksa para pemilik usaha warung di sekitar GOR Jayabaya, namun tidak ditemukan pelanggaran seperti menjual miras maupun pelanggaran yustisi.

Petugas memberikan imbauan kepada pemilik warung, supaya selama bulan Ramadan, jika tetap berjualan diimbau menggunakan tutup (selambu), serta memperhatikan aktivitas sehingga tidak dinilai mengganggu lingkungan sekitar. Setah itu, petugas mengarah ke tempat kos yang berada di Kelurahan Banjarmlati, namun baik pemilik maupun penghuni kos tidak melakukan pelanggaran.

Begitu pula di tempat kos yang berada di Kelurahan Bandar Kidul dan Burengan, tidak ada pelanggaran terkait yustisi maupun aktivitas yang diduga mengarah ke tindakan asusila.

Selanjutnya, petugas bergegas ke tempat kos yang berada di Kelurahan Pesantren, saat melakukan pemeriksaan diketahui tiga remaja sedang mengkonsumsi miras di dalam kamar.

Ketiga remaja laki-laki tersebut diketahui berinisial AT asal Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, LS warga Desa Pagu Kecamatan Wates, dan DBS, warga Desa Gayam Kecamatan Gurah. Tidak hanya itu, petugas juga menemukan pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar dengan kondisi pintu tertutup.

Lantaran dikhawatirkan melakukan tindak asusila, petugas yang melakukan pemeriksaan mengetahui mereka bukan pasangan suami istri. ARW, laki-laki warga Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri dengan pasangannya NLI, perempuan warga Desa Kawedusan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Kelima pemuda yang mengkonsumsi miras serta pasangan bukan suami istri tersebut, segera dibawa ke kantor Satpol PP Kota Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Barang bukti miras dan lima pemuda dibawa ke kantor Satpol PP. Untuk pasangan bukan suami istri yang terjaring dalam satu kamar kos, karena sudah dewasa disarankan untuk segera dinikahkan, agar terhindar dari perbuatan maksiat,” papar Nur Khamid.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date