Jelang Pilwali Madiun, Paslon Gerindra – Golkar ‘di Ujung Tanduk’

Madiun, koranmemo.com – Menjelang pendaftaran pasangan bakal calon wali kota (Bacawali) dan bakal calon wakil wali kota (Bacawawali) Madiun 2018, nasib pasangan calon (paslon) koalisi Partai Gerindra dan Golkar Kota Madiun tampaknya ‘diujung tanduk’.

Partai besutan Prabowo Subianto, kabarnya telah menerbitkan rekomendasi lebih awal kepada Yusuf Rohana (kader PKS) sebagai bacawali dan Bambang Wahyudi (Ketua DPC Partai Gerindra Kota Madiun) sebagai bacawawali, bukan berarti aman bisa berlaga pada Pilwali nanti.

Sebab, Gerindra yang hanya memiliki 4 kursi dan tambahan amunisi dari PKS (1 kursi), hingga saat ini harus menunggu kepastian rekomendasi dari Golkar. Meski Golkar hanya punya modal 2 kursi, namun sebagai penentu utama nasib pasangan calon tersebut.

Ketua DPC Gerindra Kota Madiun, Bambang Wahyudi, dikonfirmasi enggan menanggapi. Dia tetap optimis koalisi Gerindra – Golkar berjalan sesuai kesepakatan. Bahkan, dia juga memastikan  rencana deklarasi atau launching pasangan calon dari Gerindra akan bersamaan dengan Golkar. “Rekom sedang proses finalisasi dan sudah mengerucut. Target tanggal 6 kita launcing bersama dengan Golkar,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Partai Golkar maupun PKS. Namun, kabar beredar di kalangan tim sukses Yusuf Rohana, rekomendasi dari DPP Golkar untuk pasangan calon tersebut tengah diupayakan.

“Tinggal menunggu rekomendasi Golkar dan sekarang diupayakan di Jakarta. Kita sudah diminta mempersiapkan untuk acara deklarasi (pasangan calon,red),” kata sumber Koranmemo.com.

Reporter: M. Adi Saputra/Juremi

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.