Jelang Pilwali Madiun, Koalisi ‘Gajah’ Daftarkan Paslon “DINDA” ke KPU

Madiun,  koranmemo.com – Koalisi ‘gajah’ yakni, partai Demokrat, PDIP, PKB, PAN dan PPP, Rabu (10/1) resmi mendaftarkan Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri (Dinda) ke KPU Kota Madiun, sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Madiun 2019-2024 pada Pilwali (pemilihan wali kota) Madiun 2018.

Pasangan Dinda berjanji akan fokus dalam pemberantasan korupsi, mengurangi kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kapasitas pendidikan, kesehatan dan pelayanan. “Periode-periode kedepan tentunya harus lebih baik untuk menyempurnakan periode sebelumnya,” kata Maidi saat konfrensi pers usai pendaftaran di KPU setempat, Rabu (10/1).

Diketahui, sebelum mendaftar,  Maidi beserta relawan melakukan doa bersama di rumahnya yang terletak di jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Tak lupa ia pun meminta doa restu kepada mertua dan keluarga yang dituakan. “Mohon doa restu kepada seluruh masyarakat Kota Madiun,  saya macung wali kota,” kata Maidi dihadapan ratusan pendukungnya.

Mereka pun kemudian menuju ke salah satu rumah makan yang berada di sekitaran lapangan Gulun, Kelurahan Kejuron, Kota Madiun untuk melakukan deklarasi bersama partai pengusung. Sementara, Inda Raya bersama kader partai dan simpatisan berangkat dari jalan Serayu, Kota Madiun dan bertemu di tempat deklarasi. Ratusan orang pun menyaksikan deklarasi dukungan kepada Dinda.

“Terimakasih kepada partai pendukung yang telah bekerja untuk memenangkan saya sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Madiun periode 2019-2024.  Semoga akan terwujud dan tidak ada kesulitan yang kita hadapi.  Kepada relawan,  saya berdua mengucapkan banyak terimakasih,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Madiun, Sasongko menyatakan, sampai dengan hari terakhir pendaftaran, dinyatakan ada tiga bakal pasangan calon (paslon) kepala daerah. Yakni dari jalur perseorangan Harryadin Mahardikan-Arif Rahman. Yusuf Rohana dan Bambang Wahyudi yang diusung oleh Gerindra, Golkar dan PKS. Kemudian Maidi-Inda Raya dengan diusung oleh lima partai.

“Sampai dengan hari terakhir pendaftaran, dinyatakan tiga bakal paslon. Kemudian mereka akan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan 11 sampai dengan 12 Januari,” ujarnya.

Melihat tiga paslon pendaftar, Maidi-Inda Raya digadang-gadang paling dominan bakal meraup suara dalam Pilkada mendatang. Dari lima partai pendukung, pasangan ini sudah memiliki 20 kursi di DPRD. Padahal, Kota Madiun hanya memiliki 30 kursi. Sedangkan Yusuf Rohana-Bambang Wahyudi hanya memiliki 7 kursi. Sementara Harryadin Mahardika-Arif Rahman, juga didukung oleh Partai NasDem yang memiliki 2 kursi saja.

Reporter: M.Adi Saputra/Juremi

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.