Jelang Pilwali Kediri: Pimpinan Partai Tak Ada, Pendaftaran Pak Dokter Tersendat 

Share this :

Kediri, koranmemo.com-Samsul Ashar mendatangi KPU Kota Kediri untuk mendaftar sebagai calon Wali Kota Kediri 2018. Namun, pendaftarannya tertunda karena pimpinan partai dari DPC PDIP dan Partai Hanura belum hadir.

Sekitar pukul 18.00 wib, Samsul Ashar – Teguh Juniadi dan puluhan tim pendukungnya mendatangi kantor KPU Kota Kediri, Rabu (10/1). Mereka akan mendaftar sebagai paslon (pasangan calon)dalam Pilwali Kediri 2018.

Namun, pendaftaran paslon ketiga di KPU Kota Kediri ini tidak semulus dua paslon yang lebih dulu mendaftar. Hal ini terlihat sekitar satu jam, Agus Rofik Ketua KPU setempat, memberikan penjelasan kepada timses karena persyaratan dari keduanya belum lengkap.

“Ini tadi kita memberikan penjelasan, bahwa Pak Samsul dan Pak Teguh ada persyaratan yang belum lengkap. Jadi kita minta untuk melengkapi sampai pendaftaran terakhir hari ini pukul 00.00 wib,” ujar Agus Rofik.

Salah satu persyaratan tersebut adalah, belum hadirnya ketua dan sekretaris DPC PDIP dan DPC Hanura Kota Kediri. Selain itu, paslon tersebut juga belum membawa persyaratan administratif, diantaranya SKCK, bukti pajak dan lainnya.

“Syaratnya itu harus ada minimal Ketua dan Sekretaris partai yang memberikan surat persetujuan (rekom) mendaftar ke KPU. Tapi ini tadi informasi yang kami dapat, pimpinan partai itu bisa hadir dengan syarat persyaratan administratif lainnya dilengkapi,” jelas Agus Rofik.

Sementara, sampai berita ini ditulis Samsul Ashar tidak bisa dikonfirmasi. Justru, Samsul Ashar dan Teguh Juniadi tampak meninggalkan kantor KPU Kota Kediri dengan mengendarai mobilnya. Saat ditanya media akan kemana, Samsul tidak memberikan jawaban.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz