Jelang Pilwali Kediri 2018, Dua Paslon Pastikan Akan Mendaftar

Kediri, Koranmemo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran pasangan calon (paslon) untuk Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kediri.

Senin (8/1). Sejauh ini, baru dua paslon yang menyatakan akan mendaftarkan diri pada kontestasi tersebut.

Pertama paslon petahana, yakni Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibbah yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN Kota Kediri, Abdul Bagi mengatakan, akan mendaftarkan pasangan tersebut ke KPU setempat besok, Senin (8/1).

“Kami sedang melengkapi persyaratan-persyaratan yang disyaratkan dari KPU. Insyaallah Senin (8/1) kami akan berkumpul di sekretariat DPD PAN Kota Kediri, baik pengurus PAN, Nasdem, PKS dan Demokrat. Kita akan berangkat bersama ke KPU untuk mendaftarkan Mas Abu dan Ning Lik,” katanya, Sabtu (8/1).

Paslon petahana ini mendaftar bermodalkan 12 kursi di DPRD, yakni PAN 6 kursi, Partai Nasdem 1 kursi, PKS 3 kursi dan Partai Demokrat 2 kursi. Meski tidak menutup kemungkinan adanya partai yang nantinya ikut mendukung pasangan tersebut, Abdul Bagi, meyakini pasangan yang mereka jagokan bisa meraih kemenangan di Pilwali Kota Kediri dengan minimal 60 persen perolehan suara.

Pasangan calon yang kedua, yakni Aizudin Abdurrahman dan Sudjono Teguh Widjaja yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golongan Karya (Golkar). Meski belum memastikan kapan mendaftar ke KPU, paslon itu sudah dipastikan akan maju dalam Pilwali Kota Kediri 2018 nanti.

“Kami akan mengusung bersama Partai Golkar dan partai lainnya, Gus Aizudin Abdurrahman sebagai calon wali kota, dan pak Sudjono Teguh sebagai calon wakil wali kota. Pendaftarannya kapan, kami masih menunggu kedatangan Gus Aiz yang saat ini masih di Jakarta. Nanti kalau sudah datang ke Kediri kami akan adakan rapat untuk segera mendaftar ke KPU,” kata Oing Abdul Muid Ketua DPC PKB Kota Kediri.

PKB dengan 4 kursi dan Partai Golkar 3 kursi, sudah cukup untuk mengusung paslon tersebut maju di Pilwali. Namun, Muid mengatakan, masih ada beberapa partai yang nantinya akan bergabung untuk ikut mendukung paslon mereka. “Partainya mana saja tidak enak kalau diucapkan sekarang,” katanya.

Terpisah, Juwito Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri saat dihubungi melalui telpon selulernya mengatakan, partai yang nantinya akan ikut mendukung paslon tersebut adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Nanti kita ada Golkar, PKB, dan PPP,” ujarnya singkat.

Sementara, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampak belum mengungkapkan akankah mengusung paslon sendiri atau ikut mendukung paslon lainnya. Karena, kursi PDIP di DPRD Kota Kediri cukup banyak yakni 4 kursi. “Saya masih di Jakarta ini,” kata Agus Sunoto Ketua DPD PDIP Kota Kediri, saat dihubungi melalui telpon selulernya, Minggu (7/1).

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.