Jelang Pilgub Jatim: Puti Percaya Mesin Partai, Kanang Klaim Fatayat NU sudah Kontrak Politik

Ngawi, koranmemo.com-Mendekati pelaksanaan Pilgub (pemilihan gubernur) Jawa Timur, bakal calon wakil Gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno optimis menang. Pendamping Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini percaya partai pengusungnya PKB – PDI Perjuangan nanti mampu mengumpulkan pundi-pundi suara, termasuk di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Meskipun saya sendiri tidak bisa masuk secara totalitas, namun sangat percaya terhadap mesin partai demikian juga PDIP seperti di Ngawi ini. Terlebih Budi Sulistyono (Wakil Ketua Kehormatan DPD PDIP Jatim-red) sangat luar biasa pengaruhnya di Mataraman,” kata Puti di sela bertemu dengan Pengurus Fatayat NU Cabang Ngawi, Minggu (4/2).

Dikatakan Puti, ada beberapa prioritas program yang menjadi pemikirannya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Sehingga bisa diakselerasikan dengan kebijakan lain yang strategis.
Ia mengakui keberadaan perempuan di titik tertentu masih termarginalkan sehingga tidak ada salahnya jika program peranan perempuan yang tercover dalam kesetaraan gender bakal dimaksimalkan.

Seperti pertemuanya dengan kalangan Fatayat NU di Ngawi bisa menggali potensi permasalahan yang terjadi untuk mencarikan solusinya.

“Saya melihat visi dan misi dari Fatayat NU terkait keberpihakan terhadap kaum perempuan harus dibawa dan diimplementasikan,” ujar Puti seraya berharap dalam pertarungan di Pilgub Jatim 2018 nanti berlangsung fair play, kompetitif beradu program kerakyatan.

Sementara itu, Budi Sulistyono menambahkan, bahwa saat Azwar Anaz mundur dari pencalonannya sebagai Cawagub Jatim, para kyai dan ulama se-Jatim meminta Gus Ipul untuk menghadap Megawati Soekarno Putri agar Puti Guntur Soekarno Putri diizinkan menjadi Cawagub Jatim 2018 mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

“Maka ini menjadi tugas bersama, termasuk tugasnya ulama itu sendiri yang meminta agar Mbak Puti mendampingi Gus Ipul. Tak hanya itu, Fatayat NU juga sudah melakukan kontrak politik dengan Mbak Puti,” tegasnya.

Ketua DPC PDIP Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, tidak ada alasan lain untuk tidak satu hati menyukseskan Puti memenangi Pilgub Jatim mendampingi Gus Ipul. Mengingat keberadaan Ngawi secara politis lebih dekat dengan istilah merah ijo saling berkesinambungan.

“Ngawi ini lebih dikenal sejak awal kedekatan antara kaum nasionalis dengan ulama (nahdliyin-red)  sangat kental sehati sejalan. Dengan dasar itu sangat memudahkan mesin penggerak kita untuk memuluskan perjalanan Mbak Puti pada Pilgub Jatim 2018 nanti,” pungkasnya.

Reporter: Dika Abdillah/Juremi

Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.