Jelang Pilbup Tulungagung, Pasangan Petahana Hadapi Ketua PWI Pusat

Tulungagung, koranmemo.com – Pertarungan dalam memperebutkan kursi pendopo pada pesta demokrasi di Kabupaten Tulungagung tahun 2018 bakal berlangsung ketat.  Pasalnya hingga pendaftaran terakhir, hanya dua pasangan calon bupati dan wakil bupati lewat partai politik dinyatakan lolos verifikasi kemarin.

Mereka adalah pasangan incumbent Syahri Mulyo-Maryoto Birowo dan ketua PWI Pusat Margiono – Eko Prisdianto.

Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Margiono – Eko Prisdianto, pada Rabu (10/1) sekitar pukul 13.00 WIB secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Tulungagung, di kantor KPU Tulungagung.

Kedatangan paslon yang mengenakan pakaian atasan putih dan bawahan hitam tersebut, turut didampingi oleh istri masing – masing paslon, dengan disambut musim tepukan hadrah serta diikuti barisan di belakang sejumlah relawan paslon Margiono dan Eko prisdianto dan sembilan partai koalisi.

Ketua koalisi partai besar, Imam Kambali mengatakan maksud dan tujuan sejumlah rombongan mulai ketua hingga sekretaris sembilan partai politik (parpol) non PDIP mulai PKB, PKS, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, Hanura, dan PBB, ini untuk mendaftarkan Margiono-Eko Prisdianto, sebagai paslon bupati dan wabup Tulungagung dalam pemilihan bupai (pilbup) Tulungagung 2018. Sedangkan pasangan petahana Syahri Mulyo dan Maryoto Birowo diusung oleh PDIP (12 kursi) dan Nasdem (1 kursi).

“Kedatangan kami untuk mendaftarkan Margiono-Eko Prisdianto menjadi paslon bupati dan wabup, dan siap berkompetisi melawan pasangan petahana,” ungkapnya dalam sambutan seremonia pendaftaran paslon di KPU Tulungagung, Rabu (10/1).

Ketua KPU Tulungagung, Suprihno mengatakan pada hari terakhir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Tulungagung, pihak KPU telah menerima pendaftaran dari pasangan Margiono dan Eko Prisdianto yang mendaftar dengan diusung sembilan partai politik. Dengan demikian jumlah parpol yang ada telah habis, sehingga tidak bisa ada lagi paslon yang mendaftar melalui jalur parpol. “Kita tinggal menunggu dari calon perseorangan H Suparlan dan H Suprayitno, hingga pukul 24.00 WIB,” katanya.

Menurut Suprihno, berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh tim KPU terhadap sembilan berkas parpol selama kurang lebih dua jam. Maka dinyatakan memenuhi syarat, yang akan dilanjutkan untuk dilakukannya verifikasi faktual. “Ini berkas sudah lengkap kita tinggal menunggu untuk melakukan verifikasi faktual,” pungkasnya.

Margiono mengatakan proses pendaftaran pada hari terkahir berjalan dengan lancar, secara administratif sudah terpenuhi. Dan pihak KPU menyatakan pendaftaran diterima. Ketika disinggung terkait tidak adanya atribut dalam pendaftaran, Margiono mengklaim atribut yang dibawanya yakni Bhineka Tunggal Ika. Karena, dirinya diusung oleh sembilan parpol dengan berbagai warna. “Atribut kami Bhineka Tunggal Ika, jadi keragaman itu atribut. Meski beragam tapi satu tujuan,” ujarnya.

 

Paslon Margiono- Eko Prisdianto

PKB                      :  6 kursi

PKS    :   2 kursi

Partai Golkar    :   5 kursi

Partai Gerindra   :  7 kursi

Partai Demokrat :   4 kursi

PAN                 :   5 kursi

PPP                 :   1 kursi

Partai Hanura      :   6 kursi

PBB                 :   1 kursi

Total Kursi : 37 kursi

 

Paslon Sahto

PDIP : 12 Kusi

Nasdem : 1 Kursi

Total Kursi : 13 Kursi

 

Reporter: Aminun Jabir

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.