Jelang Pilbup Nganjuk, Desy Kantongi Rekom Golkar

Nganjuk, koranmemo.com-Desy Natalia Widya resmi mengantongi rekomendasi dari Partai Golkar dalam pemilihan bupati (pilbup) Nganjuk 2018 mendatang sebagai calon bupati (cabup) berpasangan dengan M. Atok Illah sebagai calon wakil bupati (Cawabup) Nganjuk. Dengan begitu, perempuan yang akrab disapa Mbak Desy memiliki modal 10 kursi (Golkar 6 kursi, Nasdem 4 kursi) sebagai modal dalam kontestasi Pilbup 2018.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Nganjuk, Firman Adi Suryo Bhawono melalui pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Koranmemo.com, Jumat (5/1). “Alhamdulillah rekom bupati nganjuk turun kpd DESY NATALIA WIDYA dan M. ATOk ILLAH,” tulis Firman.

Ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Firman membenarkan hal tersebut dan memastikan partai berlambang pohon beringin tersebut akan berkoalisi dengan Partai Nasdem yang lebih dulu menurunkan rekom terhadap Desy Natalia Widya. “Iya benar rekom Golkar untuk Mbak Desy dan M. Atok (mantan anggota DPRD Nganjuk), Untuk koalisi tetap dengan komitmen awal, yakni Partai Nasdem,” jelasnya.

Disinggung mengenai kemungkinan parpol lain yang akan ikut berkoalisi, Firman mengatakan jika kemungkinan besar PKS akan turut bergabung karena adanya kedekatan dengan Nasdem. Sehingga, jika ketiga parpol tersebut resmi mengusung Desy maka akan memiliki modal 11 kursi untuk memperebutkan posisi pucuk pimpinan eksekutif di Kabupaten Nganjuk.

“Kalau kita kan komitmen berkoalisi dengan Nasdem, tapi kalau Nasdem ada komunikasi khusus dengan PKS maka tidak menutup kemungkinan jadi punya 11 kursi dari ketiga parpol,” paparnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, dengan turunnya rekom Partai Golkar terhadap pasangan Desy dan M. Atok, maka kemungkinan besar 3 paslon akan bertarung dalam Pilbup 2018. Masing-masing, pasangan Novi-Marhaen yang diusung PDIP (11 kursi), PKB (6 kursi), dan Hanura (3 kursi). Yang kedua, Pasangan Hanung-Bima yang diusung Gerindra (7 kursi), PAN (1 kursi), PPP (2 kursi). Dan yang ketiga Desy-M. Atok yang diusung Golkar (6 kursi), dan Nasdem (4 kursi).

Adapun pasangan M. Suryo Alam – Mukhasanah yang sebelumnya memperoleh rekomendasi dari Partai Demokrat dengan 4 kursi legislatif, kemungkinan belum bisa ikut bertarung lantaran jumlah pemenuhan 9 kursi untuk syarat minimal pencalonan masih kurang.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.