Jelang Pilbup 2018, Novi-Marhaen Terima Rekom PDIP ?

Nganjuk, koranmemo.com Rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pilbup (pemilihan bupati) 2018 mendatang dikabarkan sudah keluar. Untuk Kabupaten Nganjuk, partai berlambang banteng kemungkinan memberikan restu kepada Novi Rahman Hidayat sebagai Cabup (Calon Bupati) yang dipasangkan dengan Marhein Jumadi sebagai Cawabup (Calon Wakil Bupati).

Dugaan itu kian menguat dengan postingan yang diunggah akun Marhein Djumadi, berupa foto dirinya bersanding dengan Novi Rahman Hidayat di media sosial. Dalam unggahan tersebut, Marhein juga memberi keterangan di atas foto dengan kata-kata “mohon doa dan dukungannya bangjo”.

Tak hanya itu, beberapa saat kemudian Marhein kembali mengunggah foto bersama Novi Rahman Hidayat dengan baju serba putih dan keduanya mengenakan peci warna hitam. Dalam foto tertera tulisan “Mas Novi & Kang Mari”. Di atas foto juga disematkan kata-kata “banteng…banteng Nganjuk.-Banteng-Banteng Jatim. Siap tegak lurus..siap turun..memenangkan calon asli Nganjuk..Mas Novi-Kang Marhaen/Kang Djum.”Postingan itu otomatis mengundang berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang kaget, penasaran, hingga memberikan dukungan terhadap keduanya. Bahkan, beberapa di antaranya tidak serta merta percaya dan memilih memastikan kebenaran dari postingan akun tersebut.

“Pa sudah turun rekomnya…?? Mas Novi kan juga ngelamar ke PDIP kemarin..sama2 P Marhaen..,” tanya akun bernama Didik Menyinx dalam kolom komentar. Rasa penasaran itupun langsung dijawab dengan gamblang oleh akun Marhein Djumadi. “Rekom PDI Perjuangan hari ini diambil Mas Novi di DPP..,” tulisnya sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (3/11).

Sementara, Ketua DPC PDIP Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, saat dikonfirmasi Koran Memo terkait masalah rekom tersebut mengatakan, dia memang memperoleh undangan dari DPP untuk mengambil surat rekomendasi calon bupati pada Rabu (8/11) mendatang. Tatit belum bisa memastikan kebenaran kabar tersebut, namun dia juga tidak membantah jika kemungkinan tiket dari partai diberikan ke pasangan Mas Novi – Kang Marhaen.

“Saya dapat undangan dari DPP untuk mengambil rekom pada Rabu minggu depan. Saya belum bisa memastikan kebenaran info itu karena belum menerima bukti secara tertulis dari DPP. Namun kemungkinan bisa saja mengarah ke pasangan itu,” ujarnya.

Kemungkinan PDIP berkoalisi dengan PKB yang dikabarkan telah lebih dulu memberi rekom ke Novi ? Tatit menyampaikan jika koalisi seperti itu (linear dengan Pilbup) bisa saja terjadi. Namun lagi-lagi dia belum bisa menjawab secara gamblang lantaran menunggu keterangan tertulis dari DPP. “Ya intinya kami menunggu keterangan tertulis dulu dari DPP,” tukasnya.

Disinggung mengenai waktu pelaksanaan deklarasi calon yang diusung, Tatit menjawab jika masih ada beberapa tahapan dari partai yang harus dilalui terlebih dahulu. Seperti, Rakercabsus (Rapat Kerja Cabang Khusus) yang melibatkan berbagai pihak, mulai ranting, PAC, DPC, hingga organisasi sayap dari PDIP.

Untuk langkah selanjutnya, Tatit menyebut jika akan melalui tahapan konsolidasi partai, yaitu pembahasan internal yang juga sekaligus penjajakan dengan partai lain yang berpeluang dijadikan koalisi.

“Setelah semua tahapan dilalui, baru akan dilakukan deklarasi calon yang akan diusung dan partai yang berkoalisi. Kalau waktunya kemungkinan berdekatan dengan ulang tahun partai,” pungkas politisi yang menjabat Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.