Jelang Pergantian Tahun, 13 Kendaraan Terjaring Operasi Knalpot Brong

Kediri, Koranmemo.com – Unit Turjawali Satlantas Polresta Kediri menggelar operasi knalpot brong di simpang empat Alun-alun Kota Kediri, Kamis (28/12) sore. Operasi knalpot tidak standart secara hunting system ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dalam perayaan tahun baru 2018. Knalpot tidak standar itu dianggap mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Ipda Priyo Hadistyo, Kanit Turjawali Satlantas Polresta Kediri mengatakan, setidaknya terdapat puluhan pengguna jalan yang terjaring operasi knalpot tersebut. Jumlah ini dimungkinkan akan terus bertambah mengingat operasi akan terus dilakukan menjelang perayaan tahun baru 2018.

“Operasi kami mulai hari ini, pagi dan sore. Tadi pagi ada 13 kendaraan yang kami amankan, karena knalpotnya tidak standart. Untuk sore ini (operasi di simpang empat Alun-Alun Kota Kediri) data belum kami rekap,” jelasnya.

Dalam operasi menjelang perayaan tahun baru ini, pihaknya menyasar pelanggaran kasat mata. Operasi ini dilakukan untuk memastikan pengguna jalan mematuhi aturan dan memenuhi prosedur keselamatan dalam berkendara. “Semisal knalpot brong atau tidak standart, spion, plat nomor dan helem. Operasi ini dilakukan sebagai antisipasi agar perayaan tahun baru bebas dari knalpot brong,” imbuhnya.

Untuk memberikan evek jera kepada pengguna jalan yang menggunakan knalpot tidak standar, pelanggar tersebut diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standart. Sanksi ini diberikan untuk menyadarkan pengguna jalan agar lebih mematuhi aturan berlalu lintas. “Nantinya pelanggar knalpot brong ini akan memasang sendiri, knalpotnya yang standar di Mapolresta Kediri,” pungkasnya.

Tak hanya memastikan keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas. Sebelumnya, jajaran Polresta Kediri bersama instansi terkait lainnya menggelar rapat koordinasi sebagai persiapan pengamanan tahun baru 2018. Dalam pengamanan perayaan tahun baru 2018 unsur yang dilibatkan meliputi, Polri, TNI, Banser, instansi terkait dan element masyarakat. ”Polri di back up TNI, instansi terkait dan element masyarakat, siap mengamankan malam tahun baru 2018,” ujar Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi.

Disebutkan, nantinya sebelum dilaksanakan pengamanan malam tahun baru 2018, pihaknya bersama instansi terkait akan melaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan berpatroli skala besar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan wilayah hukum Polresta Kediri aman dari tindakan yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 440 personel gabungan dilibatkan dalam operasi lilin yang dimulai sejak 23 Desember hingga Januari 2018. Titik fokus dari operasi itu adalah arus mudik, tempat rekreasi dan kawasan berbelanja masyarakat. Selain itu terdapat enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan untuk memberikan kenyamanan masyarakat saat menikmati libur panjang dan tahun baru 2018.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.