Jelang Pemilu, TNI-Polri Jaga Kondusifitas

Kediri, koranmemo.com – Anggota TNI Brigade Infanteri (Brigif) 16 Wira Yudha, Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri, dan Polres Kediri Kota, meningkatkan kekompakan dengan melaksanakan senam bersama di Markas Brigrif Wira Yudha, Selasa (12/2). Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat mempersiapkan para personel untuk melakukan pengamanan proses pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 yang dilaksanakan pada bulan April.

Komandan Brigif 16 Wira Yudha Kolonel Inf Slamet Riyadi mengatakan, dengan meningkatkan kekompakan dan sinergitas para personel baik dari TNI maupun Polri, situasi di Kota Kediri tetap kondusif. Mengingat, pemilu tahun 2019 semakin dekat sehingga dikhawatirkan ada peningkatan aktifitas dari warga, tim sukses, maupun calon itu sendiri. “Di sini kita berkumpul, olahraga bersama sambil bersilaturahmi dengan harapan sinergitas yang telah ada antara jajaran TNI dan Polri bisa terus ditingkatkan,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com.

Hal senada juga diutarakan AKBP Anthon Haryadi, Kapolres Kediri Kota, kesolidan dan kekompakan TNI-Polri harus ditingkatkan dalam rangka menjaga kondusifitas untuk pengamanan agenda nasional, Pemilu 2019 mulai Pileg dan Pilpres 2019 agar berjalan tertib, aman, dan damai. “Dalam pelaksanaan Pemilu di Kota Kediri, dengan kekompakan yang dijalin akan berjalan aman dan damai,” tuturnya.

Pihaknya juga terus melakukan antisipasi kerawanan konflik yang mungkin terjadi pada saat pelaksanaan Pemilu. Antisipasi ini dilakukan di seluruh wilayah Kota Kediri, termasuk lima kecamatan berada di Kabupaten Kediri yang masuk wilayah hukum Polres Kediri Kota. Karena tidak hanya kawasan perkotaan saja yang menjadi sasaran pengamanan, tapi juga plosok desa.

Di luar tugas sebagai aparatur sipil dan militer negara, masih memiliki tugas lain yang tak kalah berat. Mereka menjadi pondasi kondusifitas dan diharapkan mampu menjadi penyeimbang di masyarakat. Terlebih lagi, ada beberapa teror dengan aksi membakar kendaraan di Jawa Tengah, dan 2 kejadian di Jawa Timur. Kejadian ini perlu diantisipasi, terlebih lagi dapat menimbulkan gejolak dan trauma di kalangan masyarakat.

Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno menambahkan, selain membicarakan langkah ke depan yang akan dilakukan oleh TNI-Polri, sekaligus untuk mengembalikan konsentrasi petugas keamanan setelah melakukan tugas rutin. “Tidak hanya sekadar refreshing saja, banyak manfaat yang didapat dengan acara seperti ini. Terlebih lagi, anggota dari Brigif dan Kodim juga lebih sering bertemu. Serta, kami bisa melanjutkan apa yang menjadi tujuan negara, terutama menjaga keutuhan NKRI,” ucapnya.

Anggota TNI dan Polri, sambung Agung, juga akan melakukan gelar pasukan gabungan, dalam rangka pengamanan menjelang Pemilu tahun 2019. “Mungkin sekarang masih belum terlihat terjadinya gejolak masa, namun tidak dipungkiri akan terjadi menjelang Pemilu. Petugas dituntut selalu siap siaga untuk turut mengamankan dan menjaga situasi di Kota Kediri. Jika ada permintaan bantuan dari Polres Kediri Kota, kami juga siap mengerahkan petugas. Terlebih lagi ada Brigif, jika memang kondisi dinilai sudah mengkhawatirkan,” tandasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date