Jatanras Polda Jatim Back Up Perampokan Toko Emas Senilai Rp 500 Juta

Blitar, koranmemo.com – Peristiwa perampokan Toko Emas Permata Jaya, pasar Cangkring Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Jumat (6/10) kemarin, mendapat perhatian dari Polda Jawa Timur. Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direskrimum Polda Jatim, sudah 4 hari ini berada di Blitar untuk memburu pelaku perampokan toko emas yang mengakibatkan kerugian hingga Rp 500 juta.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, dalam mengungkap kasus perampokan toko emas tersebut, pihaknya dibackup full oleh Tim Jatanras Polda Jatim. Saat ini, tim dari Polres Blitar Kota dan Tim Jatanras Polda Jatim sedang bekerja untuk mengungkap kasus ini.

“Pasca kejadian, malam harinya Tim Jatanras Polda Jatim langsung terjun ke Blitar. Bahkan tim Jatanras Polda Jatim juga sudah melihat TKP perampokan,” kata Heri Sugiono.

Dikatakan Heri Sugiono, pihaknya menyayangkan, karena di lokasi kejadian tidak ditemukan kamera Closed Circuit Television (CCTV). Di toko emas maupun di sekitar lokasi tidak terpasang kamera CCTV.

Padahal menurut Heri, kalau ada kamera CCTV sangat membantu petugas dalam mengungkap peristiwa kejahatan. Dalam kasus ini, polisi hanya mengandalkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang milik pelaku yang tertinggal di lokasi untuk proses penyelidikan.

“Kami sudah sering mengimbau pemilik toko agar memasang kamera CCTV di tempat usahanya. Karena bisa dijadikan petunjuk bagi polisi dalam mengungkap kejahatan. Kami juga sudah meminta bantuan ke pemerintah daerah agar memasang kamera CCTV di tempat-tempat keramaian,” tandas Heri Sugiono.

Heri Sugiono menambahkan, soal keterkaitan pelaku perampokan di Toko Emas Permata Jaya dengan pelaku perampokan di Toko Emas Al-Hikmah Pasar Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, polisi saat ini masih mempelajarinya.

Heri mengakui, modus perampokan dan sepeda motor yang dikendarai pelaku perampokan di Pasar Cangkring sama seperti peristiwa perampokan di Pasar Bendilwungi Tulungagung.

“Kemungkinanpelakunya sama itu ada, tapi semua masih dalam penyelidikan. Biarkan kami bekerja dulu untuk mengungkap pelakunya,” jelas Kasat Reskrim Poles Blitar Kota.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.