Jaring Tiga Pengamen Jalanan

Kediri, koranmemo.com – Sat Sabhara Polres Kediri Kota mengamankan tiga pengamen jalanan, Senin (17/10). Hal ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan keamanan di Kota Kediri. Pasalnya selama ini pihak kepolisian sering mendapat keluhan akan banyaknya gepeng dan pegaman di jalanan Kota Kediri yang diangap mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar mengungkapkan razia ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas. Sasarannya tak lain dalah para gelandangan dan pengamen jalanan yang sering berkeliaran di beberapa titik ruas jalan di Kota Kediri.

Seperti diantaranya perempatan Jalan Kawi, Kelurahan Mojoroto, Perempatan Semampir. Selain itu beberapa titik ruas jalan perempatan Alun-alun, Perempatan Bence, dan simpang tiga Jetis juga sering digunakan sebagai tempat mengamen dan mengemis. “Sasaran kita adalah para pengamen dan pengemis. Mereka kami lakukan pengamanan dan pembinaan kepada mereka,” ungkap AKP Anwar saat dikonfirmasi.

Sekitar pukul 10.30 WIB, beberapa anggota Sat Sabhara melakukan patroli. Beberapa titik ruas jalan Kelurahan Mojoroto ditelusuri petugas apakah ada pengamen atau pengemis berkeliaran. Namun hasilnya tidak ditemukan satupun pengemis pada razia siang kemarin. “Kita mendapat laporan di simpang empat Jl Kawi dan simpang tiga Mojoroto sering ada pengemis dengan membawa anak kecil,” terang AKP Anwar.

Razia kemudian dilanjutkan di Kecamatan Kota. Di lokasi ini petugas mengamankan tiga pengamen di tiga titik berbeda. Petama polisi mengamankan seorang pengemis di simpang empat Kelurahan Ngadirejo. Kemudian diamankan satu orang pengamen di simpang tiga Jetis, dan terakhir di simpang empat alun-alun Kota Kediri. “Kita akan terus melakukan pemantauan di setiap ruas jalan. Jika ditemukan ada pengamen, petugas akan langsung melakukan penangkapan dan pembinaan terhadap mereka,” tegas AKP Anwar. (ram)

 

Follow Untuk Berita Up to Date