Jambret Dimassa

Kediri, Memo – Adi Sucipto (29) warga Lingkungan Kresek Kelurahan Tempurejo Kecamatan Pesantren Kota Kediri, babak belur dihajar massa di sekitar perempatan Sambi, Kamis (16/06) pagi. Ia kedapatan menjambret dompet berisi uang dan STNK milik Siti Anjarwawati (26) warga Dusun Karangsari Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar. Kini, pelaku diamankan di Polsek Ringinrejo dan masih menjalani pemeriksaan.

Pelaku diamankan petugas di Polsek Ringinrejo(bakti/memo)
Pelaku diamankan petugas di Polsek Ringinrejo(bakti/memo)

Kapolsek Ringinrejo, AKP Sudiono melalui Kasi Humas Aiptu Suyud membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih melakukan pengemgangan lebih lanjut. “Kemungkinan TKP lain di wilayah hokum Polsek Ringinrejo masih ada,” katanya.

Peristiwa bermula ketika Siti bersama anak dan adik perempuanya dalam perjalanan pulang belanja mengendarai sepeda motor nopol AG 5322 IJ.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), di jalan raya sekitar perempatan pasar Sambi, Siti menghentikan motornya karena lampu merah.Tanpa diduga, dari sebelah kiri, pelaku mengendarai motor AG 5804 IC berusaha mendahului Siti.

Saat itulah, pelaku langsung mengambil dompet yang diletakkan di kotak depan jok motor. Sontak Siti teriak keras sambil mengejar pelaku dan menariknya hingga pelaku terjatuh menabrak tembok pagar. Teriakan Siti didengar warga dan mereka berhasil menangkap pelaku.

Tanpa ampun lagi, warga sekitar TKP langsung menghajar korban hingga babak belur. Beruntung petugas Polsek Ringinrejo yang datang langsung mengamankan pelaku dari amukan warga yang lebih parah.

Pelaku digelandang ke Polsek Ringinrejo untuk diperiksa. Didepan petugas yang memeriksanya,pelaku mengakui perbuatanya karena tidak memiliki uang untuk kebutuhan lebaran.Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kini pelaku mendekam di tahanan Polsek Ringinrejo.

Diduga pelaku sudah sering melakukan aksinya di beberapa wilayah di Kecamtan Pesantren, Kandat, Ngadiluwih, Kras dan Ringinrejo. ”Pelaku sudah kita amankan dan kita kembangkan kasusnya,” ujarnya.(bak)

Follow Untuk Berita Up to Date