Jalur Lumpuh, Sekolah Libur

Ngawi, Koran Memo – Banjir melanda Kabupaten Ngawi membuat jalan akses Kabupaten Ngawi-Kabupaten Madiun tidak bisa dilewati kendaraan. Akibatnya kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar negeri terpaksa diliburkan karena banjir menggenang sekolah mereka.

Nampak sejumlah murid terpaksa dibopong orang tuanya saat berangkat ke sekolah
Nampak sejumlah murid terpaksa dibopong orang tuanya saat berangkat ke sekolah

Kepala BPBD Kabupaten Ngawi Eco Heru Tjahjono mengatakan, sedikitnya ada lima desa yang terendam banjir diantaranya, Desa Simo, Sumengko, Tirak, Purwosari, Kendung, Kecamatan Kwadungan. Lainnya, Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur. “Rata-rata ketinggian air mencapai 30 centimeter hingga 1,5 meter,” katanya.

Dijelaskan, sesuai data BPBD terhitung pukul 13.00 WIB, Jumat (12/2) ketinggian air di Bengawan Madiun mencapai sekitar 41,15 centimeter dengan hitungan lokal sekitar 8 meter. “Instruksi dari Pos Jurug Solo, siaga merah. Setiap satu jam ketinggian air terus mengalami kenaikan mencapai 20 centimeter, apalagi dengan kondisi cuaca yang hujan terus menerus. Kami menghimbau kepada warga di wilayah rawan banjir untuk selalu waspada,” tandasnya. (dik/jur).

Follow Untuk Berita Up to Date