Jaksa Tolak Pembelaan Mantan Dirut BPR Kota

Kediri, Memo-12 palu copy Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus penggelapan dana nasabah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri, menolak pembelaan pengacara mantan Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri, Tri Waspodo.

Penolakan tersebut tertuang dalam persidangan kemarin (25/9) di Pengadilan Negeri Kota Kediri. Dalam replik tersebut JPU menyatakan menolak pembelaan yang diajukan oleh terdakwa dan tetap pada tuntutan sebelumnya.

Tri Waspodo merupakan mantan Direktur Utama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri yang telah melakukan penggelapan dana nasabah atas nama almarhum Makrus Zen Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Dalam pembelaan sebelumnya, diketahui penasihat hukum Tri Waspodo menginginkan agar majelis hakim membebaskan kliennya dari segala dakwaan dan merehabilitasi nama baiknya atau setidak-tidaknya melepaskan kliennya dari segala tuntutan hukum.

Jaksa Penutut Umum Tatik SH dalam pembacaan replik jelas menyebutkan bahwa pihaknya menolak semua pembelaan yang diajukan oleh terdakwa dan tetap dalam tuntutan yang dibacakan pada sidang sebelumnya.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Purnomo Amin Tjahyono SH ini berlangsung selama 15 menit. Setelah pembacaan replik oleh jaksa penuntut umum, kemudian hakim mempersilahkan pihak terdakwa untuk mengajukan duplik.

Agenda duplik atau jawaban replik tersebut rencananya akan digelar pada Senin (29/9) di Pengadilan Negeri Kota Kediri. “Agenda sidang berikutnya adalah pembacaan duplik yang akan digelar Senin (29/9),” kata Purnomo sebelum akhirnya mengetuk palu berakhirnya persidang

Follow Untuk Berita Up to Date