Jadi Objek Pemeriksaan KPK, Pembangunan SMPN 3 Diklaim Rampung Tahun Ini

Blitar, koranmemo.com –  Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengklaim pembangunan gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, rampung tahun ini.

Meski sebelumnya pengerjaan proyek pembangunan terhenti sejenak lantaran dijadikan objek pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap yang menyeret Wali Kota Blitar nonaktif Samanhudi Anwar, Dinas Pendidikan (Dindik) Pemkot Blitar menyatakan progres pembangunan telah berlangsung.

 “Masih proses lelang. Sekarang masih kami serahkan ke bagian layanan pengadaan. Harapannya tuntas tahun ini,” jelas Sekretaris Dindik Pemkot Blitar Dindin Alinurdin,Senin (25/03).

Diterangkan, saat ini juga berlangsung proses tender. Begitu proses tender selesai, kegiatan pengerjaan bisa dilaksanakan. Anggaran senilai Rp 22 miliar juga telah dipersiapkan untuk pembangunan. Seluruh fisik ruang bangunan sekolah dan fasilitas lainnya juga akan dibangun.

“Kemarin tidak selesai, tahun ini harus selesai. Semuanya tuntas, termasuk sarana dan prasarana sekolah diselesaikan semua. Kalau jumlah rombongan belajarnya tidak begitu hafal ya, tapi yang pasti semuanya diselesaikan,” tukasnya.

Diinformasikan sebelumnya, KPK memberhentikan sementara proses pembangunan SMPN 3 Kota Blitar setelah ditetapkannya Wali Kota Blitar nonaktif Samanhudi Anwar medio Juni 2018 lalu. Samanhudi diduga menerima suap dari pembangunan gedung pendidikan tersebut.

Pemberhentian sementara proses pembangunan itu untuk kepentingan penyidikan oleh KPK terkait kasus dugaan suap Samanhudi Anwar. Proses pembangunan bisa dilanjutkan jika kepentingan KPK telah selesai dan memberikan rekomendasi kepada Pemkot Blitar untuk melanjutkan pembangunan SMPN 3.

Plt Wali Kota Blitar Santoso sebelumnya juga menyatakan, proses administrasi maupun perencanaan pembangunan SMPN 3 tetap berjalan sembari menunggu rekomendasi dari KPK. Jika rekomendasi dari KPK itu telah turun dan diterima Pemkot Blitar, maka Pemkot Blitar tinggal melaksanakan pengerjaan pembangunan SMPN 3.

“Jadi, kami kerja tidak dua kali. Kami di sini proses apa saja yang diperlukan kami siapkan. Nanti kalau begitu rekomendasi KPK turun, kami sudah langsung mengerjakan saja,” ucapnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date