Ini yang Dilakukan Pelajar Hadapi Hari Valentin

Blitar, koranmemo.com – Sekitar 300 pelajar yang tergabung dalam sanggar seni se-Blitar Raya disibukkan latihan untuk mempersiapkan pertunjukan Drama Kolosal PETA, yang selalu diadakan secara rutin setiap tahunnya, Rabu (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasi Seni Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Andreas Edison menjelaskan bahwa tujuan dari peringatan ini untuk mengenang kembali perjuangan Sudanco Supriyadi beserta kawan -kawannya.

Pihaknya juga mengerahkan semua lapisan masyarakat mulai dari anak – anak hingga orang dewasa untuk memerankan tokoh. Peringatan ini kebetulan memiliki tanggal yang sama yaitu 14 Februari dan masyarakat umum mengenalnya sebagai hari valentin.

“Di sini kami menginginkan agar anak-anak tidak sibuk dengan peringatan valentin dan harus menghindari kegiatan itu karena hal itu dilarang oleh pemerintah,” jelas Andreas.

Sementara di tempat terpisah, salah seorang pelajar SMA, Septiana Dwi mengatakan bahwa tidak tertarik dengan adanya peringatan hari valentin yang sekarang sedang menjadi perbincangan masyarakat luas.

“Saya tidak tertarik dengan hari valentin dan Saya memilih mengikuti  kegiatan ini saja karena dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dari pada harus merayakan hari valentin yang bukan kebudayaan kita,” ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya peringatan hari pemberontakan PETA ini, khususnya para remaja agar tidak merayakan peringatan hari valentin yang tidak memberikan manfaat.

Reporter : Anggun Masitoh/Arief JP
Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.