Ini Daerah yang Akan Diambil Israel jika Netanyahu Menangi Pemilu

Yarusalem, koranmemo.com – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan rencana untuk mengambil bagian-bagian Tepi Barat (wilayah negara Palestina) jika ia memenangkan pemilihan ulang (pemilu) minggu depan.

Dilansir dari CNN, Netanyahu mengatakan pada konferensi persnya bahwa jika terpilih kembali dan mampu membentuk koalisi, ia akan menerapkan kedaulatan Israel atas Lembah Yordan dan Laut Mati utara.

Netanyahu berharap Presiden AS Donald Trump untuk mempresentasikan rencana perdamaian Timur Tengahnya hanya beberapa hari setelah pemilihan Israel pada Selasa depan, 17 September. Dalam koordinasi dengan AS, ia juga akan berupaya menerapkan kedaulatan atas semua pemukiman Israel di daerah Tepi Barat.

“[Rencana AS] merupakan tantangan besar bagi kami dan peluang besar, peluang bersejarah untuk menerapkan kedaulatan atas pemukiman di Tepi Barat dan area lain yang penting bagi warisan kami,” kata Netanyahu.

Jika dilakukan, rencana Netanyahu akan menjadi pukulan besar – mungkin fatal – dalam upaya pencapaian solusi antara dua negara Palestine dan Israel yang sedang dalam tahap dinegosiasikan. Dalam satu gerakan, hal itu akan menghapus bagian tanah Palestina, yang didukung oleh komunitas internasional dan dianggap sebagai situs negara Palestina di masa depan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan rencana itu akan “menghancurkan” prospek perdamaian.

Sementara itu, kritik Netanyahu tentang hak Israel mengatakan bahwa pengumuman tersebut adalah janji kosong dan meminta dia untuk segera mencaplok Lembah Jordan.

Tepi Barat diambil dari Yordania oleh Israel dalam Perang Enam Hari pada tahun 1967. Tepi Barat telah dianggap sebagai wilayah Palestina selama beberapa dekade, namunĀ  sebagian besar masyarakat internasional menganggapnya berada di bawah kependudukan Israel, dengan semua bangunan pemukiman Irael yang dibangun secara ilegal, meskipun Israel membantah hal tersebut.

Lembah Jordan membentuk bagian paling timur dari wilayah ini dan terletak di bawah permukaan laut di lembah yang panjang dan dalam yang diciptakan oleh Sungai Jordan.

Netanyahu yang telah berjanji untuk mencaplok bagian-bagian Tepi Barat sebelumnya, bahkan mengatakan jika awal bulan ini ia akan menerapkan kedaulatan Yahudi untuk semua komunitas Yahudi di wilayah tersebut.

Dalam pengumuman hari Selasa (10/9) malam, Netanyahu mengatakan dia tidak akan mencaplok satu pun warga Palestina ke Israel, bahkan menunjukkan rute akses di peta yang menurutnya akan memberi kebebasan bergerak bagi warga Palestina.

Penerjemah: Chantika Rahmi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date