Ini Alasan Hendra/Ahsan Terpilih Jadi Kapten dan Wakil Kapten Tim Piala Sudirman

Jakarta, koranmemo.com – Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan terpilih sebagai kapten dan wakil kapten tim Piala Sudirman Indonesia tahun ini. Pasangan juara All England 2019 tersebut dianggap dapat mengayomi para atlet yang tergabung dalam tim inti.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, dalam acara konferensi pers Pelepasan Tim Piala Sudirman 2019 yang berlangsung di Hotel Century, Senayan.
“Piala Sudirman adalah kejuaraan beregu campuran. Dari pengalaman kami membawa tim, bagaimana caranya bisa membuat tim itu solid, kompak dan interaksi komunikasi bisa berjalan baik, karena kalau sudah (berangkat) ke sana, faktor teknis itu cukup berperan, tapi yang lebih banyak berperan itu faktor non teknis,” kata Budiharto seperti yang dilansir situs resmi PBSI, Sabtu (11/5).

Dikatakan, kalau di pertandingan beregu, penampilan anak-anak secara kualitas memang lebih baik. “Untuk itu, dibutuhkan satu figur yang bisa menyatukan mereka semua, dan Hendra yang dibantu Ahsan dengan pengalaman dan dari sisi kepribadiannya bisa memberikan pengayoman, ketenangan dan kenyamanan kepada anggota tim semua. Itu kesan kami memilih Hendra dan Ahsan sebagai kapten dan wakil kapten,” sebutnya.

Sebelumnya di kejuaraan Piala Thomas 2018, Hendra juga menjadi kapten tim. Sedangkan Greysia Polii menjadi kapten tim Piala Uber 2018.

Perkuat tim Piala Sudirman 2019, Hendra/Ahsan mengaku persiapan mereka tak terlalu panjang, karena mereka baru saja kembali dari kejuaraan New Zealand Open 2019 dan mereka keluar sebagai juara.

“Buat kami persiapannya nggak terlalu banyak, karena baru pulang dari New Zealand. Beberapa hari ini kami dimaksimalkan oleh pelatih dari segi teknik dan fisik. Yang penting dari kami harus selalu jaga kekompakkan. Nggak berat sih jadi wakil kapten, kan ada koh Hendra, jadi nanti saling membantu saja,” ujar Ahsan kata Ahsan dalam konferensi pers.

Hendra berhalangan hadir ke acara pelepasan tim Piala Sudirman karena sedang sakit gigi.

Sementara itu tugas berat siap dipikul ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dalam gelaran Piala Sudirman 2019. Mereka merupakan harapan terbesar di ganda putri karena merupakan satu-satunya pasangan tetap yang diterbangkan ke Nanning, Tiongkok.

Ganda putri mengirim tiga pemain, selain Greysia/Apriyani, ada Ni Ketut Mahadewi Istarani yang bisa dikombinasikan dengan Greysia maupun Apriyani. Namun beban utama tetap ada di pundak Greysia/Apriyani, pasangan yang kini duduk di peringkat lima dunia.

“Atlet itu seperti setengah tentara, kalau ditugasin, ya sudah jalan, maju. Kami ditugaskan di ganda putri, kami bisa (dapat) poin dan bisa tidak (dapat) poin, apapun itu hasilnya memang kami bertiga sudah siap,” kata Greysia.

Greysia mengaku saat ini dirinya baru sembuh cedera. “Tambahan dari pelatih lebih ke jaga kondisi saya, maintenance. Kalau soal partneran dengan Apri, lebih nambah komunikasi di lapangan, kekuatan strategi bagaimana hadapi lawan-lawan. Mungkin kami yang akan jadi pilihan, tapi makanya ada Ketut karena dia bisa main dengan saya dan Apri, kami tinggal dapat arahan dari pak Budi (Achmad Budiharto, CDM), cik Susy (Susanti, Manajer Tim), dan koh Didi (Eng Hian, Kepala Pelatih Ganda Putri), apa strategi yang akan kami terapkan,” jelasnya.

Greysia juga menyebutkan bahwa ia, Apriyani dan Ketut sudah menjalani latihan rotasi sebagai persiapan jelang Piala Sudirman.

“Tetep dirotasi terus, tapi partner sendiri tetap lebih ada click, lebih ada chemistry-nya, tetap dikuatin, tapi Ketut-saya dan Ketut-Apri tetap jalan disisipkan di dalam latihan kami,” tutur Greysia.

Chef de Mission Tim Piala Sudirman Indonesia, Achmad Budiharto, menyebutkan bahwa nomor tunggal putra adalah salah satu nomor andalan untuk merebut angka kemenangan. Tim tunggal putra mengirim tiga wakil ke Piala Sudirman 2019, mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito.

Tunggal putra menjadi nomor andalan bersama nomor ganda putra dan ganda campuran. Nomor ganda putri dikatakan Budiharto bisa dibilang nomor yang dijagokan untuk menyumbang angka. Tak diunggulkan, nomor tunggal putri diharapkan bisa membuat kejutan.

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date