Ingin “Perkasa”, HP dan Uang Malah Dibawa Kabur Tukang Pijat

Jombang, koranmemo.com – Ingin pijat untuk menambah “keperkasaan”, justru kehilangan harta benda. Inilah yang dialami EAS (33). Warga Dusun Gempoldampet Desa Ngrandu Kecamatan Peterongan, ini harus kehilangan HP (handphone) serta uang tunai usai dipijat oleh MH (44), warga Dusun Kedungdowo Desa Podoroto Kecamatan Kesamben, Selasa (31/7) lalu. MH pun dapat diringkus polisi dua hari setelah kejadian.

Kapolsek Jombang Kota AKP Suparno menjelaskan, aksi yang dilakukan pelaku bermula saat ia berkenalan dengan korban Selasa (31/7). Setelah kenal dengan saling tukar nomer HP, pelaku dan korban bertemu di salah satu hotel yang ada di Jalan Panglima Sudirman Desa Pulo Lor Kecamatan Jombang Kota untuk pijat.

“Setelah bertemu, pelaku langsung memijat korban untuk urusan keperkasaan,” kata Suparno kepada Koran Memo, Jumat (3/8).

Kemudian usai pijat, lanjut Suparno, korban diminta berendam di bak mandi yang sudah diberi air ramuan yang telah disiapkan oleh pelaku selama 30 menit.

“Nah selama korban berendam, pelaku langsung menggasak HP serta uang Rp 100 ribu milik korban lalu berpamitan dengan alasan pergi membeli obat,” ungkap Suparno.

Sementara korban yang menunggu pelaku tidak kunjung kembali, mulai curiga. Ia pun memeriksa uang di saku serta HP miliknya yang ternyata sudah amblas. Sadar menjadi korban kejahatan, pelaku saat itu juga melapor ke Polsek Jombang Kota.

Berbekal keterangan dan ciri-ciri yang disampaikan korban, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku di rumahnya, Kamis (2/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Selain itu polisi juga menyita sebuah HP merek Oppo A37 gold dan sepeda motor pelaku Honda Supra X nopol S 6053 TB.

“Pelaku kami jerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun,” pungkas Suparno.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date